Biochar dan Metode AWD, Solusi Pertanian Ramah Iklim
- 31 Agt 2025 22:52 WIB
- Banda Aceh
KBRN , Banda Aceh : Ditengah ancaman perubahan iklim global, sektor pertanian Indonesia dinilai memiliki peran strategis. Bukan hanya sebagai sumber ketahanan pangan, tetapi juga sebagai solusi untuk menekan emisi karbon.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa lahan pertanian Indonesia menyimpan potensi besar sebagai penyerap karbon alami. Salah satu inovasi yang kini mulai dilirik adalah kombinasi antara teknologi biochar dan metode Pengeringan dan Penggenangan Alternatif atau AWD.
Biochar merupakan jenis arang kaya karbon yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Ketika digunakan dalam pertanian, biochar mampu menyimpan lebih banyak karbon di dalam tanah daripada yang dilepaskan ke atmosfer.
Penggunaan biochar terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kualitas tanah. Selain itu, teknologi ini sudah diterapkan di berbagai sektor, mulai dari pertanian umum, perkebunan kelapa sawit, hingga budidaya cabai.
Di sisi lain, metode AWD merupakan teknik pertanian yang mengatur waktu penggenangan dan kekeringan pada lahan. Teknik ini dapat menghemat penggunaan air dan menurunkan emisi gas metana hingga 67 persen.
Kombinasi antara biochar dan AWD disebut sangat efektif dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Selain ramah lingkungan, kedua teknologi ini juga mendukung produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Pemerintah berharap inovasi ini bisa menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Terlebih, Indonesia memiliki target nasional dalam pengurangan emisi gas rumah kaca yang harus dicapai.
Dengan dukungan dari petani, akademisi, dan pemerintah daerah, teknologi ini diharapkan dapat diperluas ke berbagai wilayah pertanian. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar manfaat biochar dan AWD bisa dirasakan secara maksimal.
Langkah-langkah seperti ini menunjukkan bahwa pertanian tidak hanya bicara soal produksi pangan, tetapi juga masa depan lingkungan. Semoga inovasi ini terus berkembang dan menjadi solusi nyata bagi krisis iklim global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....