Mendengar dengan Hati, Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

  • 03 Agt 2025 16:35 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Mendengar mungkin sederhana, tapi dampaknya luar biasa. Satu telinga yang benar-benar hadir bisa menumbuhkan rasa percaya, menyalakan keberanian, dan membuka jalan bagi orang lain untuk berkembang menjadi versi terbaik dirinya.

Hal ini disampaikan Duta kesehatan mental, Esti Wulansari dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, yang disiarkan RRI Banda Aceh, Jum’at (1/8/2025). Esti mengungkapkan pentingnya membuka ruang bagi orang lain untuk berekspresi tanpa merasa dibatasi. Menurutnya, faktor mendasar yang sering luput adalah kemampuan mendengar dengan nurani, bukan sekadar mendengar untuk merespons.

“Kebanyakan kita sekarang juga ketika mendengar itu mendengar untuk me-reply, merespon. Kita tidak lagi mendengar dengan nurani. Kita tidak lagi menyediakan telinga yang betul-betul mendengar,” ujarnya.

Ia menambahkan, sikap mendengar yang terburu-buru untuk membalas membuat banyak orang merasa suaranya tidak layak didengar. Hal ini dapat memicu krisis identitas, terutama jika seseorang merasa pendapatnya selalu diabaikan. “Kalau istilah sekarang, kita tidak mindful mendengar, sehingga penerimaan terhadap suara orang lain itu tidak sepenuhnya terjadi,” tegasnya.

Dirinya pun mengingatkan, kehadiran sebagai pendengar adalah salah satu bentuk nyata memberi ruang tumbuh. Banyak orang sebenarnya hanya membutuhkan didengar, bukan selalu disarankan atau ditanggapi. “Kadang orang berbicara tidak selalu butuh disarankan. Hadir sebagai pendengar sudah cukup,” tambahnya.

Ia mengatakan sikap mendengar sepenuh hati menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan di keluarga, lingkungan kerja, maupun ruang publik, agar seseorang menjadi lebih dihargai, diterima dan didengar secara utuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....