Waspadai Hepatitis, Kenali cara pencegahan dan Pengobatannya

  • 28 Jul 2025 03:17 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN , Banda Aceh : Pencegahan penyakit hepatitis perlu disesuaikan dengan jenis virusnya. Pasalnya, hepatitis A, B, dan C memiliki karakteristik penularan yang berbeda, dan karenanya memerlukan pendekatan pencegahan yang spesifik.

Untuk hepatitis A, langkah pencegahan utama adalah menjaga kebersihan makanan dan minuman. Virus hepatitis A umumnya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi, sehingga pola makan bersih dan lingkungan higienis menjadi hal mutlak.

"Berbeda dengan hepatitis A, hepatitis B sudah memiliki vaksin yang terbukti efektif mencegah infeksi. Vaksinasi ini menjadi cara terbaik untuk melindungi diri, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko tinggi," ujar dr. Andrie Gunawan, Sp. PD-FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Klinik Bunda Thamrin, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Sabtu (26/7/2025).

Selain vaksin, juga harus menghindari kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh penderita hepatitis B. Ia juga menegaskan pentingnya tidak berbagi barang pribadi seperti sikat gigi, pisau cukur, atau jarum suntik.

Sementara itu dijelaskan dr. Andrie, hepatitis C belum memiliki vaksin. Ini karena virus hepatitis C memiliki genotipe yang terus berubah-ubah, sehingga sulit dikembangkan vaksin tunggal yang bisa melindungi terhadap semua jenisnya.

"Kalau hepatitis B genotipenya stabil, maka bisa dibuat vaksin. Tapi hepatitis C sangat bervariasi. Mutasi genetik ini menjadi tantangan besar dalam upaya menciptakan vaksin hepatitis C," tambahnya.

dr. Andrie Gunawan, Sp. PD-FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Klinik Bunda Thamrin, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Sabtu (26/7/2025).

Pihak medis juga menekankan pentingnya vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang berisiko tinggi tertular dari pasien. Vaksinasi hepatitis B bahkan dianjurkan bagi keluarga yang memiliki anggota positif hepatitis B.

Dicontohkannya, apabila salah satu anggota keluarga seperti suami mengidap hepatitis B, maka istri dan anak-anak disarankan untuk menjalani tes kesehatan. “Interaksi didalam rumah itu sangat dekat, risiko penularan tetap ada,” jelasnya.

Dengan menjaga pola hidup bersih, mengenali jalur penularan, dan melakukan vaksinasi secara tepat. Selain itu masyarakat diharapkan dapat mencegah penyebaran hepatitis sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....