Juli 2025, Langit Malam Penuh Fenomena Astronomi Memukau
- 30 Jun 2025 04:30 WIB
- Banda Aceh
KBRN Banda Aceh : Juli 2025 jadi bulan istimewa bagi para pencinta pemandangan langit malam. Berbagai fenomena langit akan hadir menghiasi malam-malam panjang, dari gugus bintang hingga hujan meteor.
Berikut ini daftar fenomena langit malam yang bisa Anda saksikan di bulan Juli 2025 dikutip dari nationalgeographic.com. Sejak awal bulan, langit sudah memanjakan mata.
Tepat 1 Juli, Gugus Bintang M22 berada di posisi tertingginya dan bisa terlihat jelas dari belahan Bumi Selatan. Dengan teropong, keindahan ratusan ribu bintang di rasi Sagittarius tampak begitu memesona.
Kemudian pada 4 Juli, warga bisa menyaksikan planet Merkurius akan berada pada posisi terjauhnya dari Matahari secara visual (disebut elongasi timur terbesar), menjadikannya lebih mudah dilihat dari Bumi. Coba lihat ke arah barat laut setelah matahari terbenam—Merkurius akan tampak rendah di dekat cakrawala.
Tak ketinggalan fenomena Bulan Purnama “Buck Moon” yang terjadi pada 10 Juli. Nama ini berasal dari tradisi penduduk asli Amerika dan mengacu pada masa rusa jantan menumbuhkan tanduk baru.
Pada dini hari 16 Juli, kamu bisa menyaksikan bulan yang mulai mengecil berada dekat dengan Saturnus dan Neptunus di langit timur. Saturnus bisa dilihat dengan mata telanjang, tapi Neptunus membutuhkan teleskop karena sangat redup.
Pagi 20 Juli, sebelum fajar menyingsing, bulan sabit akan tampak dekat sekali dengan gugus bintang Pleiades atau Tujuh Saudari. Ini momen yang cocok untuk diamati dengan binokular karena dua objek langit terang akan tampak berdekatan.
Sementara itu, 25 Juli jadi waktu terbaik untuk melihat Pluto, akan berada di posisi paling terang dan terdekat dengan Bumi sepanjang tahun. Tapi jangan berharap melihatnya dengan mata telanjang kamu tetap butuh teleskop dan peta bintang untuk menemukannya di rasi Sagittarius.
Menjelang akhir bulan, pada 29 Juli, bulan sabit akan berdampingan dengan Mars di langit barat. Fenomena ini bisa dinikmati sejak senja, saat keduanya masih cukup rendah di cakrawala.
Dan puncaknya, 29 hingga 30 Juli malam, hujan meteor Delta Aquariids akan menyapa langit. Meski hanya belasan meteor per jam, minimnya cahaya bulan akan membuat malam itu jadi waktu ideal untuk berburu bintang jatuh.
Untuk para pemburu pemandangan langit, Juli ini merupakan bulan yang tak boleh dilewatkan. Siapkan teropong, tandai kalender, dan nikmati keajaiban malam yang ditawarkan alam semesta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....