Tahukah? Postingan Negatif Medsos Bisa Jadi Dosa Jariyah

  • 27 Jun 2025 03:06 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Dalam era digital saat ini, bijak dalam menggunakan media sosial bukan sekadar soal etika, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Kasya Aceh, Esti Wulansari, saat menjadi narasumber dalam dialog RRI Pro 2 Banda Aceh pada Kamis (19/6/2025).

Menurut Esti, penggunaan media sosial oleh masyarakat sangat beragam, tergantung generasi. "Emak-emak biasanya aktif di Facebook, Gen Z lebih memilih Instagram, dan anak-anak Gen Alpha kini cenderung ke TikTok. Tapi di mana pun kita berada, panduannya tetap sama: berhati-hati dan bijak," ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya menjaga jejak digital, khususnya dalam dunia kerja. Banyak perusahaan kini menjadikan akun media sosial sebagai bahan pertimbangan dalam proses rekrutmen. Konten negatif yang terunggah di masa lalu dapat memengaruhi peluang seseorang di masa depan.

Dari sudut pandang Islam, Esti menggarisbawahi bahwa prinsip-prinsip moral dalam bermedia sosial sejalan dengan nilai-nilai agama. "Islam mengajarkan kita untuk berkata baik atau diam. Itu saja sudah cukup menjadi panduan dalam mengelola emosi dan menghindari postingan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," jelasnya.

Esti juga mengingatkan bahwa ekspresi emosi, seperti marah atau kesal, sebaiknya tidak langsung dituangkan ke media sosial. "Saat emosi menguasai, yang bicara bukan lagi akal sehat, tapi amarah. Itu sebabnya kita dianjurkan diam sejenak, memberi ruang agar otak luhur kita bisa bekerja."

Ia menambahkan, bentuk gibah atau fitnah kini juga marak di media sosial, bahkan sering terjadi secara berjamaah di kolom komentar. "Gibah itu tidak harus bertemu langsung, komentar negatif di postingan orang lain juga bisa jadi bagian dari dosa kolektif," tegasnya.

Untuk itu, Esti mengajak seluruh pengguna media sosial agar berhati-hati dalam membagikan informasi, tidak ikut menyebar kabar yang tidak diketahui kebenarannya, serta memastikan semua unggahan memiliki nilai manfaat. Ia menutup dengan mengutip Surah Al-Isra ayat 36: “Janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui...”

“Apapun yang kita tinggalkan di dunia maya akan dimintai pertanggungjawaban, jadi pastikan semuanya selaras dengan nilai-nilai kebaikan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....