Bacaan Lengkap Doa Tahun Baru 1447 H
- 26 Jun 2025 10:21 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Memasuki pergantian tahun baru Islam, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan muhasabah diri. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca doa akhir tahun sebelum Magrib di hari terakhir Zulhijah.
Umat Islam juga disunnahkan membaca doa awal tahun setelah Magrib di malam 1 Muharam. Dilansir dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut bacaan doa akhir dan awal tahun lengkap dengan latin serta terjemahannya.
Doa Akhir Tahun (dibaca pada hari terakhir bulan Dzulhijjah setelah salat Asar hingga sebelum Maghrib)
اللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَلَمْ تَرْضَهُ، وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلٰى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلٰى مَعْصِيَتِكَ.
اللّٰهُمَّ فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ، وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ، وَوَعَدْتَنِي الثَّوَابَ عَلَيْهِ، فَأَسْأَلُكَ اللّٰهُمَّ يَا كَرِيْمُ، يَا ذَا الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ، أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ، يَا كَرِيْمُ، وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Allahumma maa ‘amiltu fī hādzihis-sanati mimmā nahaitanī ‘anhu fa lam atub minhu, wa lam tardhahū, wa lam tansahū, wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alā ‘uqūbatī, wa da’awtanī ilat-taubah ba’da jur’atī ‘alā ma’shiyatika.
Allahumma fa innī astaghfiruka faghfir lī, wa mā ‘amiltu min ‘amalin tardhāhu, wa wa’adtanī ats-tsawāba ‘alayh, fa as’alukallāhumma yā Karīm, yā dzal-jūdi wal-karam, an tataqabbalahu minnī, wa lā taqtha’ rajā’ī minka, yā Karīm, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammad wa ‘alā ālihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya: “Ya Allah, segala yang telah aku kerjakan di tahun ini dari hal yang Engkau larang, namun aku belum bertaubat darinya, sementara Engkau tidak melupakannya dan tetap memberi waktu kepadaku, padahal Engkau berkuasa untuk menghukumku.
Engkau telah mengajakku bertaubat setelah aku berani melakukan maksiat kepada-Mu.
Maka ya Allah, aku mohon ampunan-Mu. Ampunilah aku. Dan apa pun dari amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala atasnya, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat yang Maha Pemurah dan Maha Dermawan, terimalah amal itu dariku. Jangan Engkau putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya.”
Doa Awal Tahun (dibaca setelah salat Magrib pada malam 1 Muharam)
اللّٰهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلٰى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرَمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلٰى هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفٰى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Allahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwal. Wa ‘alā fadhlikal-‘azhīmi wa karami jūdika al-mu‘awwal. Wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbala.
Nas’alukal-‘ishmata fīhi minas-syaithāni wa auliyā’ihi, wal-‘auna ‘alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū’, wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfa. Yā dzal-jalāli wal-ikrām. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammad wa ‘alā ālihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah yang abadi, yang terdahulu, lagi awal.Kepada anugerah-Mu yang agung dan kemurahan-Mu kami berharap. Tahun baru ini telah tiba, kami memohon perlindungan dalam tahun ini dari gangguan setan dan para pengikutnya.
Bantulah kami melawan hawa nafsu yang memerintahkan kepada keburukan. Sibukkanlah kami dengan hal yang dapat mendekatkan diri kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia dan Pemurah. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan sahabatnya.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....