Hati-Hati Jejak Digital, Karier Bisa Gagal
- 22 Jun 2025 09:16 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Di era digital saat ini, apa yang kita bagikan di media sosial tak lagi sekadar hiburan pribadi. Jejak digital yang tercipta baik berupa komentar, unggahan, atau tanggapan bisa berdampak besar pada masa depan, termasuk dalam proses seleksi kerja dan beasiswa. Tanpa disadari, satu postingan yang kurang bijak dapat menjadi penghalang meraih peluang penting.
Hal itu diungkapkan Praktisi Pendidikan juga Pembina Aceh Flexi School, Esti Wulansari dalam perbincangan bersama Pro 2 RRI Banda Aceh, Kamis (19/6/2025). Ia mengingatkan pentingnya menjaga jejak digital yang bijak di media sosial. Menurutnya, jejak digital dapat berdampak langsung terhadap masa depan, khususnya dalam dunia kerja dan pendidikan.

Praktisi Pendidikan juga Pembina Aceh Flexi School, Esti Wulansari (kanan) dalam perbincangan bersama Pro 2 RRI Banda Aceh, Kamis (19/6/2025)
Esti menegaskan bahwa era digital menuntut generasi muda lebih bijak bermedia sosial. Ia menjelaskan bahwa perusahaan maupun lembaga pendidikan kini rutin memeriksa rekam jejak digital calon pelamar kerja atau penerima beasiswa.
“Zaman sekarang sudah canggih, kadang kalau ketika kita melamar pekerjaan atau mungkin sedang wawancara beasiswa, pihak-pihak itu akan mencari data kita. Jangan sampai rekam jejak digital merugikan kita,” ujarnya yang juga akrab disapa Bunda Esti.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa bentuk jejak digital negatif seperti ujaran kebencian (hate speech), foto tidak pantas, atau komentar yang menyerang individu dan lembaga, bisa menjadi penghalang kesempatan.
“Kadang kita tidak suka terhadap seseorang, tapi itu tidak mewajarkan kita untuk menyampaikan hate speech lewat media sosial. Itu bisa menggugurkan peluang, bahkan sebelum kita dinilai dari kemampuan kita,” tambahnya.
Esti juga mengingatkan bahwa berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok kini menjadi sasaran penelusuran pihak perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna media sosial untuk konsisten menjaga konten yang diunggah. “Mau di mana pun kita bermain sosial media, panduannya sama, tetap hati-hati dan bijak,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....