Mengenal Hama dan Penyakit pada Kakao
- 18 Jun 2025 19:16 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Hama dan penyakit tanaman menjadi ancaman serius bagi produktivitas kakao di Kota Sabang. Ramadhon, seorang petani kakao asal Cot Damar, Sabang, mengungkapkan hal tersebut dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa (17/6/2025). Ia membagikan pengalaman serta tips dalam menghadapi gangguan yang kerap menurunkan kualitas hasil panen.
Menurut Ramadhon, dua jenis hama utama yang kerap menyerang kakao adalah penggerek buah dan kutu tanaman. “Penggerek buah kakao dapat menyebabkan buah menjadi busuk dan tidak dapat dipanen. Ini menjadi salah satu penyebab utama kerugian petani,” ujarnya.
Selain hama, penyakit tanaman juga turut memperparah kondisi. Salah satunya adalah penyakit busuk buah dan penyakit kulit pada kakao. “Kalau tidak segera ditangani, penyakit busuk buah bisa menyebabkan seluruh hasil panen tidak bisa dijual,” tambahnya.
Ramadhon menekankan pentingnya penanganan yang cepat dan tepat untuk menjaga kualitas dan kuantitas produksi kakao. Ia menyarankan penggunaan pestisida sesuai dosis dan jadwal yang direkomendasikan, serta perawatan rutin pada tanaman.
“Penggunaan pestisida yang tepat dan perawatan tanaman yang baik dapat membantu mengendalikan hama dan penyakit pada buah kakao,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa perawatan tanaman secara menyeluruh — mulai dari pemangkasan, kebersihan kebun, hingga pemupukan — dapat mendorong pertumbuhan kakao yang lebih sehat dan tahan terhadap serangan.
“Kalau pertumbuhannya sehat dan hama cepat diatasi, hasilnya juga lebih sempurna,” pungkas Ramadhon, sembari berharap agar para petani kakao lainnya di Sabang semakin sadar akan pentingnya pengendalian hama secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....