Enam Cara Atasi Emosi Tidak Stabil
- 31 Mei 2025 17:16 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Emosi yang tidak stabil dapat membuat remaja menjadi pemarah, dijauhi teman, hingga membuat keputusan yang keliru. Hal ini disampaikan oleh Psikolog Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, Anita, dalam dialog OSSI yang disiarkan RRI Pro 2 Banda Aceh, Kamis (29/5/2025).
Dalam dialog tersebut, Anita memaparkan enam cara yang dapat diterapkan remaja untuk mengendalikan emosi yang tidak stabil.
Pertama, lakukan teknik pernapasan saat merasa marah, galau, atau panik. "Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, tahan beberapa detik, lalu hembuskan perlahan melalui mulut," ujar Anita.
Kedua, biasakan berolahraga. Menurutnya, aktivitas seperti joging, jalan kaki, dan senam dapat membantu mengurangi stres. "Olahraga akan menghasilkan hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati," jelasnya.
Ketiga, tidur yang cukup. Anita menyarankan remaja tidur 7–8 jam setiap malam dengan waktu tidur dan bangun yang konsisten agar jam biologis tubuh teratur.
Keempat, identifikasi penyebab emosi. Remaja perlu mengenali situasi, orang, atau hal-hal yang memicu ketidakstabilan emosi. "Semua masalah bisa diselesaikan, asal kita menemukan sumbernya," katanya.
Kelima, jangan memendam emosi. Luapkan secara sehat, misalnya dengan bercerita kepada orang terdekat. "Jangan menyimpan dendam dan amarah, karena bisa meledak sewaktu-waktu," ungkapnya.
Keenam, cari bantuan profesional. Jika emosi yang tidak stabil sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, remaja dianjurkan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.
Anita menambahkan, dengan menerapkan enam langkah tersebut, remaja dapat belajar mengelola emosinya secara sehat dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....