Begini Dampak Buruk jika Hutan Manggrove Rusak
- 31 Mei 2025 12:58 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh : Hutan mangrove memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir. Selain itu keberadaan nya memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia disekitarnya.
Mengutip laman resmi dlh.bulelengkab.go.id, hutan mangrove adalah kumpulan vegetasi yang tumbuh di kawasan pesisir yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan terbentuk di lokasi yang mengalami penumpukan bahan organik serta lumpur. Ekosistem yang juga dikenal sebagai hutan bakau ini memiliki ciri khas berupa siklus penggenangan oleh air laut secara berkala.
Fungsi utama mangrove adalah sebagai pelindung alami terhadap abrasi, erosi pantai, dan kerusakan akibat badai. Selain itu juga berkontribusi dalam melindungi kawasan pemukiman dan infrastruktur di wilayah pesisir.
Di Provinsi Aceh, hutan mangrove tersebar di sepanjang pantai timur, termasuk di wilayah Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen. Meskipun sebagian besar masyarakat telah mengetahui manfaat besar dari ekosistem mangrove, masih saja ada pihak yang melakukan penebangan liar untuk keuntungan pribadi.
Jika fungsi pelindung hutan bakau menurun, dampak yang dapat terjadi di antaranya adalah perubahan garis pantai, yang bisa diakibatkan oleh abrasi atau akresi. Mangrove memiliki peran besar sebagai pelindung kawasan pesisir dari dampak gelombang tinggi dan cuaca ekstrem, menjaga garis pantai dari abrasi, mencegah erosi, menghalangi intrusi air laut, menyediakan bahan pangan, menjadi tempat hidup berbagai spesies, menyaring zat pencemar, dan menunjang kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan, kerusakan hutan mangrove dapat menimbulkan berbagai ancaman berikut:
1. Kerusakan Pemukiman Pesisir
Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari badai dan tsunami. Ketika rusak, daerah permukiman menjadi lebih rentan terhadap bencana tersebut.
2. Erosi Tanah
Tanpa keberadaan mangrove, tanah di pesisir menjadi mudah terkikis oleh air laut, yang menyebabkan kehilangan daratan dan menurunnya kualitas tanah.
3. Kehilangan Habitat
Hutan mangrove menjadi tempat hidup berbagai flora dan fauna unik. Kerusakan hutan ini dapat menyebabkan hilangnya habitat dan mengancam kelangsungan hidup spesies-spesies tersebut.
4. Masuknya Air Laut ke Daratan
Mangrove membantu mencegah banjir dan menyaring air laut agar tidak masuk ke daratan. Jika hutan rusak, risiko banjir dan intrusi air laut meningkat, merusak lahan pertanian dan sumber air bersih.
5. Peningkatan Emisi Karbon
Mangrove menyimpan karbon dalam jumlah besar. Jika rusak, karbon ini bisa dilepaskan ke udara sebagai gas rumah kaca yang memperburuk perubahan iklim.
6. Menurunnya Hasil Perikanan
Banyak jenis ikan menggunakan hutan mangrove sebagai tempat berkembang biak. Kerusakan mangrove dapat menyebabkan penurunan populasi ikan, yang merugikan nelayan secara ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....