Cara Mengendalikan Emosi ala Rasulullah
- 10 Mei 2025 19:26 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh : Emosi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Namun, Islam menekankan pentingnya pengelolaan emosi secara bijak agar tidak berdampak negatif terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Hal ini disampaikan oleh Ustad Tgk. T. Ryan Hidayatullah, Lc., M.A., dosen STAI Nusantara Banda Aceh sekaligus Anggota Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, dalam Talkshow Kajian Islam RRI Banda Aceh, Jumat (9/5/2025).
Menurut Ustad Ryan, manajemen emosi dalam perspektif Islam bukan sekadar menekan atau menahan perasaan, tetapi lebih kepada menyalurkan emosi sesuai dengan ajaran agama dan tuntunan Rasulullah SAW. “Islam tidak melarang kita untuk marah atau sedih, tapi bagaimana kita menempatkan emosi itu pada tempatnya, dengan akal sehat dan nilai-nilai spiritual sebagai pengendali,” ujarnya.
Ia mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW menunjukkan keteladanan dalam mengelola emosi, bahkan dalam situasi yang paling menekan sekalipun. “Rasulullah adalah sosok yang memiliki kendali emosi yang luar biasa. Dalam berbagai riwayat, beliau tidak mudah tersulut amarah dan selalu menghadapi persoalan dengan kepala dingin serta penuh kasih sayang,” jelas Ustad Ryan.
Dalam kajian tersebut, ia juga menekankan pentingnya tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) sebagai fondasi utama dalam mengelola emosi. Proses ini mencakup introspeksi, penguatan iman, serta peningkatan ibadah. “Orang yang hatinya bersih dan terhubung dengan Allah akan lebih mudah mengontrol emosinya. Sebaliknya, hati yang keruh akan mudah dikuasai amarah, iri, dan dendam,” katanya.
Lebih lanjut, Ustad Ryan mengajak masyarakat untuk menjadikan manajemen emosi sebagai bagian dari akhlak mulia yang harus dilatih secara konsisten. Ia juga mengingatkan pentingnya lingkungan yang mendukung, seperti keluarga dan komunitas, dalam membentuk karakter yang stabil secara emosional.
“Manajemen emosi bukan hanya kunci untuk kehidupan pribadi yang lebih baik, tapi juga fondasi bagi masyarakat yang damai dan harmonis,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....