Dinkes Aceh: Masyarakat Jangan Mudah Termakan Hoaks Imunisasi
- 29 Apr 2025 16:53 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp. KKLP., M.KM, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks terkait imunisasi yang beredar luas, khususnya di media sosial.
Dalam perbincangan bersama RRI Pro 1 Banda Aceh pada Senin (28/4/2025), dr. Iman menyampaikan bahwa hoaks seputar imunisasi kerap lebih cepat viral dibandingkan klarifikasi atau penjelasan resmi dari lembaga pemerintah.
“Hoaks itu cepat viral, apalagi jika disampaikan oleh figur publik atau mantan pejabat. Sementara klarifikasi dari pemerintah atau tenaga kesehatan sering tidak mendapat perhatian sebesar itu,” ujar dr. Iman.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kominfo, hingga Dinas Kesehatan daerah terus berupaya mengedukasi masyarakat dengan menyebarkan informasi yang benar dan terverifikasi. Salah satu langkah konkret adalah penggunaan portal resmi seperti website Kemenkominfo yang memberikan label “hoaks” pada informasi tidak benar.
“Sayangnya, informasi yang benar ini tidak selalu tersebar luas seperti hoaks. Oleh karena itu, perlu peran serta semua pihak, termasuk media, untuk terus menyuarakan edukasi dan klarifikasi,” tambahnya.
Dr. Iman juga menyampaikan apresiasi kepada RRI yang aktif menyelenggarakan program-program edukatif yang membantu menyampaikan informasi akurat kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu cara paling efektif dalam membentengi anak-anak dari berbagai penyakit berbahaya.
“Kalau anak tidak punya kekebalan, maka penyakit bisa menyerang sewaktu-waktu. Dengan imunisasi, anak akan lebih siap menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk bijak memilah informasi dan selalu merujuk pada sumber resmi dalam hal kesehatan, khususnya terkait imunisasi. "Melawan hoaks adalah tanggung jawab bersama," pungkas dr. Iman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....