Mengapa Lebaran Ada Tradisi Bagi-bagi THR ke Anak
- 31 Mar 2025 05:12 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Idulfitri bukan hanya momentum untuk merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Tradisi berbagi sedekah dalam bentuk uang saku atau yang dikenal dengan istilah amplop Idulfitri menjadi kebiasaan yang tetap dilestarikan oleh masyarakat.
Ustazah Zakiah Zainun, Lc., M.Ag, Muslimah Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, dalam wawancara bersama RRI pada Sabtu (29/3/2025), menyampaikan bahwa Idulfitri juga menjadi momentum berbagi melalui sedekah. “Momentum Idulfitri juga ada momentum sedekahnya, ibaratnya memberikan yang kita bilang hari ini amplop, tapi sebenarnya itu juga bagian dari sedekah yang lillahi ta'ala, dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi berbagi di Idulfitri bukan sekadar budaya turun-temurun, tetapi memiliki nilai spiritual yang tinggi. “Berbagi itu bukan hanya di bulan Ramadan saja, tetapi juga setelahnya. Ini menjadi kebiasaan baik yang harus terus dipertahankan agar semangat memberi dan membantu sesama tetap hidup,” tambahnya.
Selain berbagi, Idulfitri juga menjadi momen utama dalam mempererat silaturahmi. Dalam Islam, menjaga silaturahmi memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun sosial. “Silaturahmi tidak boleh hanya dijadikan tradisi turun-temurun dari kakek nenek kita, tetapi harus kita maknai sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah. Maka dari itu, sebelum memulai silaturahmi, kita harus meluruskan niat,” jelas Ustazah Zakiah.
Menurutnya, silaturahmi bukan hanya sekadar bertemu dan bermaaf-maafan, tetapi juga momen untuk saling mendukung dan menguatkan satu sama lain dalam kebaikan. “Ketika kita bertemu keluarga, sahabat, atau kerabat, gunakan kesempatan ini untuk saling mengingatkan dan memberi semangat agar tetap berbuat baik, bukan sekadar berbasa-basi,” ungkapnya.
Katanya, sebagai bulan yang penuh keberkahan, Syawal menjadi awal yang baik untuk melanjutkan kebiasaan baik yang telah dilakukan selama Ramadan, termasuk bersedekah dan menjaga hubungan dengan sesama. Sehingga esensi Idulfitri sebagai hari kemenangan tidak hanya terasa pada hari raya, tetapi juga dalam keseharian setelahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....