Sabang dalam Angka, Mengungkap Pesona Kota Terdepan Indonesia

  • 11 Nov 2024 02:05 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda : Sabang dikenal sebagai titik nol kilometer Indonesia dengan monumen Kilometer 0 yang berada di Kecamatan Sukamakmue. Kota ini dijuluki sebagai Ujung Barat Indonesia. Namun secara geografis, Wilayah Sabang merupakan wilayah paling utara Republik Indonesia (05° 46′ 28" - 05° 54' 28").

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sabang, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Sabang atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp1.700.000.000.000 (1,7 Triliun Rupiah) pada tahun 2023. Sektor utama penyumbang PDRB terbesar adalah kategori F (Konstruksi), G (Perdagangan Besar dan Eceran), serta O (Administrasi Pemerintahan).

Laju pertumbuhan penduduk Sabang pada tahun 2023 sebesar 2,69%, berdasarkan proyeksi penduduk hasil SP 2020, jumlah penduduk meningkat dari 42.289 menjadi 42.888 jiwa. Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah tertentu selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap selama 1 tahun atau lebih.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kota Sabang pada tahun 2023 sebesar 67,11%, TPAK merupakan perbandingan antara jumlah angkatan kerja dibandingkan dengan jumlah penduduk usia kerja. Ini berarti, dari 10 penduduk berusia kerja di Kota Sabang, 6-7 diantaranya masuk pada kategori angkatan kerja, sisanya masuk pada kategori bukan angkatan kerja yang mencakup mereka yang bersekolah, ibu rumah tangga, dan lain-lain.

Hasil rilis SUSENAS Maret 2024 menunjukkan jumlah penduduk miskin di Kota Sabang sebanyak 5,17 ribu jiwa atau sebesar 14,58% dari total populasi, dalam empat tahun terakhir, persentase penduduk miskin mengalami penurunan sebesar 0,74%. Dalam penghitungan penduduk miskin, BPS menggunakan indikator Garis Kemiskinan yang didasarkan kepada pemenuhan kebutuhan dasar (basic needs approach).

Dari hasil proyeksi penduduk hasil SP2020, Angka Harapan Hidup (AHH) di Kota Sabang pada tahun 2023 adalah 70,98 tahun. Angka Harapan Hidup merupakan indikator yang memperkirakan rata-rata usia dicapai penduduk berdasarkan kondisi di sebuah wilayah.

Akses menuju Kota Sabang semakin bervariasi sejak dibukanya penerbangan perintis BTJ-SBG dua kali dalam seminggu atau total empat kali penerbangan. Ini memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Sabang. Pada tahun 2023, PDRB per kapita ADHB di Kota Sabang mencapai 43,73 juta rupiah.

Secara administratif, Kota Sabang memiliki tiga kecamatan: Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue. Untuk informasi lebih lanjut yang lebih detail mengenai kecamatan di Kota Sabang, dapat diakses melalui publikasi Kecamatan Dalam Angka di website resmi BPS Kota Sabang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....