Dosen UBBG Menang Sayembara Cerita Anak Balai Bahasa
- 22 Apr 2026 21:38 WIB
- Banda Aceh
Poin Utama
- Sayembara Cerita Anak Balai Bahasa
- Balai Bahasa Provinsi Aceh
- Literasi Anak
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), Hendra Kasmi, M.Pd., terpilih sebagai pemenang Sayembara Cerita Anak Dwibahasa Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Aceh dan diumumkan pada Minggu (19/4/2026).
Hendra meraih penghargaan melalui karyanya berjudul “Penyihir di Kebun Pala”. Karya tersebut dinilai memiliki kekuatan narasi yang menarik serta mampu menghadirkan nilai edukatif melalui pendekatan dwibahasa yang komunikatif bagi pembaca anak.
Hendra Kasmi menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia mengatakan karya tersebut ditulis untuk menghadirkan bacaan anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya kemampuan berbahasa.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. ‘Penyihir di Kebun Pala’ saya tulis dengan harapan dapat menumbuhkan minat baca anak sekaligus memperkenalkan penggunaan dua bahasa secara menyenangkan. Semoga karya ini bisa memberi manfaat bagi dunia literasi anak di Aceh dan Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan lingkungan akademik yang turut mendorong proses kreatifnya. Menurutnya, ruang kolaborasi di kampus menjadi faktor penting dalam melahirkan karya.
“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan di UBBG yang selalu memberikan motivasi dan ruang untuk terus berkarya,” tambahnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UBBG, Wahidah Nasution, M.Pd., menilai capaian tersebut menjadi bukti kualitas dosen dalam bidang literasi dan kepenulisan. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus berkontribusi di bidang bahasa dan sastra.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Bapak Hendra Kasmi. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan menjadi inspirasi bagi dosen serta mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi, khususnya dalam pengembangan literasi anak,” ujarnya.
Sayembara Cerita Anak Dwibahasa merupakan ajang tahunan yang bertujuan mendorong lahirnya karya sastra anak berkualitas dalam dua bahasa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa daerah dan penguatan literasi anak di Indonesia. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....