​Cerita Pramugari Super Air Jet Terbang ke Aceh dengan Gamis

  • 14 Jun 2024 19:14 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Maskapai Super Air Jet melakukan penerbangan perdana rute Jakarta – Banda Aceh dan sebaliknya, Jumat (14/6/2024). Pesawat jenis Airbus A320-200 terbang dari Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dan landing di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar, Aceh, pada pukul 11.00 WIB.

Ada yang menarik pada penerbangan kali ini, pramugari yang bertugas melayani 180 orang penumpang tersebut mengenakan hijab dan gamis berwarna cream, sesuai dengan warna kebanggaan Super Air Jet. Hal ini jelas berbeda dengan pramugari pada rute lainya. Namun, meski berpenampilan syar'i, pramugari Super Air Jet tetap kelihatan stylish dan kekinian.

Salah satu pramugari Levydenia Dwi Putri menceritakan pengalaman pertama dirinya terbang ke Aceh dengan mengenakan hijab dan gamis. Dirinya merasa senang dan menjadi pengalaman baru, karena khusus pada rute Aceh pramugari wajib mengenakan seragam sesuai dengan syariat Islam, sesuai dengan aturan yang berlaku di provinsi paling ujung barat Indonesia itu.

"Hari ini Super Air Jet pertama kali mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda di Aceh. Karena kan culture di sini juga berbeda ya. Sambutan disini sangat baik, jadi kita sangat senang," kata pramugari asal Kalimantan itu.

"Perbedaannya yang sangat terasa, dari seragamnya, karena di Aceh kan harus menggunakan hijab. Tapi itu juga menambah daya tarik ya, kita juga pengalaman baru ke Aceh pakai hijab dengan seragam yang berbeda Itu pengalaman yang luar biasa sih menurut saya," sambungnya.

Putri juga mengaku tidak risih mengenakan gamis dan hijab walaupun tugasnya harus memberikan pelayanan maksimal kepada ratusan penumpang pesawat. "Nyaman sih, sangat nyaman, karena dari perusahaan juga sebisa mungkin memberikan kenyamanan untuk crew-crewnya. Walaupun pakaiannya tertutup tapi tetap nyaman untuk pakaian seperti ini," ujar Putri.

Direktur Maskapai Super Air Jet Azhari HB mengatakan, pihaknya telah membuat desain khusus untuk seragam pramugari yang terbang pada rute Aceh-Jakarta atau sebaliknya. Menurutnya, seragam ini menyesuaikan dengan kearifan lokal di Aceh yang menerapkan aturan tentang syariat Islam.

"Ya, karena Aceh ini syariah ya. Jadi, kita menyesuaikan. Dia punya seragam pramugarinya kita sesuaikan. Jadi, kita melihat karena memang di sini kan harus yang syariah-syariahnya, Nah, kita pramugarinya juga kita sesuaikan. Ini khusus untuk Aceh. Jadi, setiap terbang ke Aceh dan kembali, mereka sama menggunakan. Nanti mereka menggantinya di Cengkareng," kata Azhari.

District Manager Lion Air Group Amar Fernando menyampaikan, penerbangan Super Air Jet ke Aceh merupakan pencapaian positif sekaligus komitmen untuk mendukung kemajuan ekonomi di Aceh. Penerbangan ini, katanya, akan dilakukan secara reguler pada setiap harinya.

"Pesawat yang kita gunakan jenis Airbus A320-200 berkapasitas 180 orang penumpang. Super Air Jet akan terbang setiap hari dari Jakarta (CGK) – Banda Aceh (BTJ) pada pukul 10.55 WIB. Sedangkan dari Banda Aceh (BTJ) – Jakarta (CGK) pada pukul 14.20 WIB," kata Amar.

Untuk diketahui, Super Air Jet (SAJ) adalah salah satu maskapai penerbangan domestik di Indonesia milik PT Kabin Kita Top yang berdiri pada Maret 2021 ketika Indonesia dan dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19. Maskapai berbiaya rendah (Low Cost Carrier atau LCC) ini menyasar para pelanggan generasi milenial di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....