Batu Giok Nagan Potensi yang Belum Tergarap Maksimal
- 29 Okt 2025 19:09 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Teuku Zulkarnaini atau akrab disapa Ampon Bang, menilai bahwa Aceh memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya alam, salah satunya melalui batu giok asal Kabupaten Nagan Raya. Potensi tersebut, menurutnya, belum tergarap secara maksimal dan perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Rabu (22/10/2025), Ampon Bang mengatakan bahwa keberadaan batu giok di Aceh, khususnya di wilayah Nagan Raya, memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik. Batu giok yang selama ini dikenal sebagai bahan perhiasan dan kerajinan tangan, memiliki kualitas yang cukup baik dan bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional.
“Di daerah saya, Nagan Raya, ada batu giok yang kualitasnya sangat bagus. Batu ini bisa dibuat berbagai jenis perhiasan, seperti cincin atau hiasan lainnya. Ini produk lokal kita sendiri yang punya nilai jual tinggi,” ujar Ampon Bang.
Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakat jika didukung dengan inovasi, promosi, dan pengolahan yang lebih modern. Saat ini, sebagian besar batu giok masih dijual dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambahnya belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat lokal.
Ampon Bang menilai, pemerintah daerah bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu mendorong pengembangan industri kreatif berbasis batu giok. Ia juga menekankan pentingnya pelatihan keterampilan pengrajin lokal, penguatan akses permodalan, serta perluasan pasar melalui pameran dan platform digital.
“Kita harus bantu masyarakat agar bisa naik kelas. Jangan hanya menjual bahan mentah, tapi bagaimana bisa menghasilkan produk olahan yang punya nilai ekonomi tinggi dan bisa menembus pasar luar,” tambahnya.
Selain sebagai komoditas ekonomi, batu giok juga memiliki nilai budaya yang kuat di Aceh. Batu ini telah lama dikenal sebagai simbol keindahan dan ketangguhan, bahkan menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Dengan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah, pelaku UMKM, hingga masyarakat, potensi batu giok Nagan Raya diyakini dapat menjadi ikon ekonomi kreatif baru Aceh. Bukan hanya mengangkat nama daerah, tetapi juga membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kalau dikelola dengan serius, batu giok bisa jadi sumber kebanggaan dan kesejahteraan masyarakat Aceh,” pungkas Ampon Bang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....