Pendidikan Adab Anak Dimulai dari Keluarga

  • 17 Sep 2026 09:08 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pendidikan adab anak harus dimulai dari keluarga sebelum memasuki pendidikan formal. Keluarga menjadi lingkungan utama dalam membentuk perilaku dan karakter anak sejak dini.

Direktur Pendidikan Yayasan Kayang Bangun Semesta, Saprina Siregar, S.Pd.I,. M.Pd. mengatakan sekolah tidak sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pembentukan akhlak anak.

“Pendidikan informal, yaitu keluarga, yang paling utama. Bagaimana keluarga mampu membentuk anak,” kata Saprina dalam Dialog RRI, Selasa, 15 September 2026.

Menurut Saprina, kebiasaan orang tua di rumah menjadi contoh yang akan dibawa anak ketika berada di luar rumah. Karena itu, pendidikan adab tidak cukup hanya melalui aturan yang diberikan kepada anak.

“Bagaimana perilaku orang tua di rumah menjadi cerminan anaknya ketika anak keluar rumah,” ujarnya.

Saprina menilai perkembangan teknologi digital turut menjadi tantangan dalam pendidikan karakter anak. Orang tua perlu memahami penggunaan gawai agar teknologi memberikan manfaat dan tidak menggeser nilai dalam keluarga.

“Orang tua juga harus belajar penggunaan gadget sesuai kebutuhan dan manfaatnya,” katanya.

Ia menjelaskan keluarga perlu memiliki aturan, visi, dan misi dalam mendidik anak. Pendekatan tersebut perlu disesuaikan dengan karakter setiap anak dan tidak bisa diseragamkan.

Saprina juga mengingatkan orang tua agar tidak menjadikan pesantren sebagai tempat menghukum anak. Menurutnya, pembentukan adab harus dilakukan terlebih dahulu melalui keteladanan orang tua.

“Kalau menjadi sebuah hukuman di pesantren, percayalah tidak akan jadi. Jangan menggantungkan semuanya kepada pesantren,” katanya.

Ia menambahkan, tidak ada kata terlambat bagi orang tua untuk memperbaiki pola pengasuhan. Orang tua dapat mengakui kesalahan, meminta maaf kepada anak, dan terus belajar memahami kebutuhan anak.

“Tidak ada manusia atau orang tua yang sempurna. Yang ada adalah orang tua yang terus belajar sampai ajal menjemput,” ujar Saprina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....