Kebiasaan Membandingkan Diri di Media Sosial Bisa Pengaruhi Karakter Seseorang

  • 31 Agt 2026 14:26 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Media sosial tidak hanya menjadi ruang untuk mendapatkan informasi dan hiburan, tetapi juga dapat memengaruhi cara seseorang melihat dirinya sendiri dan menentukan pilihan dalam kehidupan. Beragam konten yang muncul secara terus-menerus membuat pengguna berhadapan dengan berbagai standar kehidupan yang ditampilkan orang lain.

Jamalul, bagian Program dari Komunitas Turun Tangan Aceh, dalam dialog interaktif di RRI Pro 2 Banda Aceh, Senin 24 Agustus 2026 mengatakan pembentukan pola pikir manusia tidak dapat dilepaskan dari lingkungan dan pengalaman yang ada di sekitarnya. Menurutnya, keluarga, teman, sekolah, kampus maupun lingkungan pergaulan menjadi bagian dari proses seseorang membentuk cara pandang terhadap kehidupan.

“Yang pertama mempengaruhi itu pasti adalah lingkungan yang di sekitar kita, mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan, lingkungan sekolah, lingkungan kampus atau tempat biasa kita nongkrong,” kata Jamalul.

Kondisi tersebut kemudian semakin berkembang ketika media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui TikTok, Instagram dan berbagai platform digital lainnya, seseorang dapat dengan mudah melihat pencapaian, gaya hidup, perjalanan maupun aktivitas orang lain yang dikemas sedemikian menarik.

Jamalul menyebut, paparan konten tersebut dapat memunculkan pertanyaan dalam diri pengguna, terutama ketika mulai membandingkan kehidupan pribadi dengan kehidupan orang lain yang terlihat di media sosial. “Kok dia bisa kayak gitu, kok kita gak bisa gitu,” ujarnya menggambarkan bentuk perbandingan yang kerap muncul akibat paparan media sosial.

Ia menilai, ketika penggunaan media sosial sudah berada pada tingkat yang sangat intens hingga menimbulkan ketergantungan, pengaruhnya terhadap pola pikir dapat semakin kuat.

Karena itu, kemampuan untuk menyadari bahwa apa yang tampil di media sosial merupakan bagian dari kehidupan yang telah dipilih dan dikemas menjadi penting agar seseorang tidak menjadikan dunia digital sebagai satu-satunya ukuran dalam menentukan pilihan hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....