Ketua Umum PII Banda Aceh: Pelajar Harus Mampu Memimpin Diri di tengah Penggunaan AI

  • 31 Agt 2026 14:29 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai memberikan kemudahan bagi pelajar dalam memperoleh informasi, mencari jawaban, maupun menyelesaikan berbagai pekerjaan. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan pelajar dalam mengendalikan dan menggunakan teknologi secara bijak.

Ketua Umum PD PII Banda Aceh, Maulidil Fikri, dalam dialog interaktif di RRI Pro 2 Banda Aceh, Rabu 5 Agustus 2026 mengatakan AI pada dasarnya dapat menjadi teknologi yang sangat membantu apabila dimanfaatkan secara tepat. Menurutnya, pelajar dapat menggunakan AI sebagai sarana pendukung dalam proses belajar maupun menyelesaikan berbagai kebutuhan.

“AI itu mempermudah seseorang, baik dalam mencari informasi, mencari jawaban, ataupun hal-hal lainnya yang memang memudahkan. Akan tetapi, dari segi kepemimpinan seorang pelajar, yang paling penting itu ialah memimpin diri sendiri,” ujar Maulidil Fikri.

Ia menilai persoalan muncul ketika pelajar justru kehilangan kendali terhadap penggunaan AI dan terlalu bergantung pada teknologi tersebut. Kondisi itu, menurutnya, dapat membuat pelajar tidak lagi menjadikan AI sebagai alat bantu, melainkan justru membiarkan dirinya dikendalikan oleh teknologi.

“Apabila seorang pelajar malah menjadi mesin oleh AI, bukan AI yang menjadi mesin bagi dirinya, berarti sudah terjadi sebuah kegagalan dalam memimpin diri sendiri. Itu seperti sudah kecanduan AI,” katanya.

Karena itu, Maulidil Fikri mengingatkan pelajar agar tetap menempatkan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir dan mengambil keputusan. Menurutnya, apabila digunakan secara baik dan bertanggung jawab, AI justru dapat memberikan dampak positif dalam membantu pekerjaan serta mendukung aktivitas pelajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....