Bukan Selalu Rewel, Ini Penyebab Si Kecil Tiba-Tiba Sulit Tidur
- 18 Agt 2026 14:33 WIB
- Banda Aceh
RRi.CO.ID, Banda Aceh-Sleep regression merupakan fase ketika pola tidur bayi atau anak yang sebelumnya sudah teratur tiba-tiba berubah. Si kecil bisa menjadi lebih sering terbangun pada malam hari, sulit tidur, atau tidur lebih singkat. Kondisi ini umumnya terjadi pada tahap perkembangan tertentu dan tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan.
Dicuplik melalui laman Hellosehat. Sleep regression pada bayi adalah periode ketika seorang bayi yang sebelumnya memiliki pola tidur yang baik tiba-tiba mengalami kesulitan untuk tidur, bangun lebih sering pada malam hari, atau memiliki waktu tidur siang yang lebih pendek dari biasanya. Fenomena ini biasanya bersifat sementara dan bisa terjadi pada beberapa titik tertentu dalam perkembangan bayi.
Namun, sleep regression sering kali berhubungan dengan capaian perkembangan, lonjakan pertumbuhan, perubahan pada rutinitas, atau bahkan ketidaknyamanan seperti sakit atau alergi. Selama periode ini, sangat penting bagi orangtua mencoba mempertahankan rutinitas tidur yang konsisten untuk menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan mendukung.
Salah satu cara membantu mengatasinya adalah mempertahankan rutinitas tidur yang konsisten. Orang tua dapat membiasakan kegiatan sederhana sebelum tidur, seperti mandi, mengganti pakaian, membaca buku cerita, atau menyanyikan lagu dengan suasana yang tenang. Rutinitas yang dilakukan secara berulang dapat membantu tubuh dan pikiran anak mengenali bahwa waktunya untuk beristirahat.
Lingkungan kamar juga perlu dibuat nyaman dan mendukung tidur. Pastikan pencahayaan tidak terlalu terang, suhu ruangan sesuai, serta suara di sekitar tidak mengganggu. Hindari aktivitas yang terlalu merangsang menjelang waktu tidur, termasuk penggunaan gawai. Ketika anak terbangun di malam hari, orang tua sebaiknya memberikan respons yang menenangkan tanpa membuat suasana menjadi terlalu aktif.
Yang tidak kalah penting, orang tua perlu bersabar dan tidak menyalahkan diri sendiri ketika pola tidur anak berubah. Sleep regression pada umumnya akan membaik seiring anak beradaptasi dengan tahap perkembangannya. Namun, jika gangguan tidur berlangsung lama, sangat berat, atau disertai gejala lain seperti kesulitan bernapas, nyeri, demam, maupun perubahan perilaku yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....