Semen PCC Aman Digunakan Asal Sesuai Prosedur, Ini Penjelasannya
- 04 Agt 2026 21:00 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Semen jenis Portland Composite Cement (PCC) dinilai mampu menghasilkan mutu bangunan yang baik. Tentunya hal ini bisa tercapai asalkan digunakan sesuai peruntukan, desain campuran, dan tata cara pengerjaan yang tepat. PT Semen Tonasa menyampaikan hal tersebut melalui kanal WhatsApp resminya, Selasa 4 Agustus 2026.
Semen PCC memiliki sejumlah keunggulan dibanding jenis semen lain, di antaranya tingkat kemudahan pengerjaan atau workability yang lebih baik. Selain itu, semen PCC juga memiliki panas hidrasi yang lebih rendah, serta daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan tertentu. Keunggulan tersebut membuat PCC banyak dipilih untuk konstruksi perumahan maupun gedung.
Dari sisi lingkungan, PCC juga dinilai lebih ramah lingkungan. Dalam proses produksinya, PCC menggunakan material tambahan seperti batu kapur, pozzolan, dan/atau flyash. Penggunaan material tambahan ini membuat konsumsi klinker serta emisi karbon dioksida (CO₂) yang dihasilkan menjadi lebih rendah.
Sementara dari aspek kesehatan, semen PCC yang telah mengeras dan menjadi bagian dari bangunan tidak menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang. Meski demikian, debu yang timbul saat proses penanganan dan pencampuran berpotensi menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, mata, serta kulit. Adonan semen basah yang bersifat alkalis juga dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, atau gatal apabila terjadi kontak dalam waktu lama.
PT Semen Tonasa mengimbau masyarakat maupun pekerja konstruksi agar menggunakan alat pelindung diri (APD). APD yang disarankan saat bekerja dengan semen adalah masker, sarung tangan, dan kacamata pelindung. Bagian tubuh yang terkena adonan semen juga disarankan segera dibersihkan dengan air. Dengan penerapan prosedur kerja yang benar, semen PCC dinyatakan aman digunakan dan telah memenuhi standar mutu yang berlaku di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....