Hilirisasi Produk Natural Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Bahan Lokal Aceh

  • 31 Jul 2026 20:26 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Hilirisasi produk natural berbasis bahan baku lokal dinilai mampu menjadi penggerak penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Aceh.

Hal tersebut disampaikan Factory Manager PT Yagi Natural Indonesia, Riazhul Jannah, dalam program Beranda Asta Cita RRI Banda Aceh yang membahas penguatan ekonomi kerakyatan melalui hilirisasi produk natural berbahan baku lokal.

Riazhul menjelaskan, PT Yagi Natural Indonesia merupakan produsen skincare natural yang memanfaatkan berbagai bahan alami dari Aceh maupun daerah lain di Indonesia dengan konsep berkelanjutan.

"Kami ingin mentransformasikan industri kecantikan dan perawatan tubuh di Indonesia menuju arah yang lebih berkelanjutan, ramah lingkungan, serta memanfaatkan bahan-bahan alami lokal secara bertanggung jawab," kata Riazhul.

Menurutnya, hilirisasi merupakan proses mengolah bahan baku mentah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Sebagai contoh, biji kakao dapat diolah menjadi cocoa butter maupun cocoa powder yang memiliki nilai jual lebih besar dibandingkan bahan mentahnya.

Ia menyebutkan, perusahaan menggunakan berbagai bahan baku lokal seperti Virgin Coconut Oil (VCO) dari Simeulue, kopi Arabika Gayo, minyak nilam, dan pala Aceh sebagai bahan utama produk perawatan tubuh.

"Bahan baku lokal memiliki keunggulan karena mampu membangkitkan ekonomi daerah sekaligus menurunkan jejak karbon akibat jarak distribusi yang lebih pendek," ujarnya.

Selain menghasilkan produk bernilai tambah, perusahaan juga menjalin kemitraan dengan petani kopi Gayo dan sejumlah pemasok lokal untuk menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku.

Riazhul berharap semakin banyak pelaku usaha di Aceh melakukan hilirisasi terhadap komoditas lokal agar perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat.

"Ketika kita melakukan hilirisasi, terjadi penguatan ekonomi lokal. Daya beli masyarakat meningkat dan roda ekonomi terus berputar," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....