Pemerintah Aceh Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba

  • 29 Jul 2026 10:10 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Aceh menilai penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius terhadap ketahanan daerah. Upaya pencegahan terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Kepala Kesbangpol Aceh, Dr. Munawar, MA mengatakan narkoba merupakan ancaman nonmiliter bagi Indonesia. Ancaman tersebut sejajar dengan terorisme, radikalisme, dan berbagai gangguan terhadap ketahanan bangsa.

Munawar menyebut kondisi penyalahgunaan narkoba di Aceh masih sangat memprihatinkan. Menurutnya, Aceh kini menghadapi situasi yang kerap disebut darurat narkoba.

Ia menjelaskan banyak penyalahguna berawal dari rasa ingin mencoba. Kebiasaan tersebut kemudian berkembang menjadi ketergantungan terhadap narkotika.

"Pemerintah terus mendorong BNNP Aceh berkolaborasi dengan semua pihak. Narkoba menjadi ancaman nonmiliter yang merusak ketahanan bangsa," ujarnya dalam Dialog Banda Aceh Menyapa, Selasa, 28 Juli 2026.

Munawar mengatakan penyalahgunaan narkoba juga berdampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama.

Kesbangpol Aceh terus memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga dan organisasi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas upaya edukasi dan pencegahan narkoba.

Menurutnya, generasi muda menjadi kelompok yang harus mendapat perhatian khusus. Mereka merupakan pondasi pembangunan Aceh pada masa mendatang.

"Pemerintah Aceh tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan narkoba hanya berhasil melalui komitmen dan kolaborasi semua pihak," kata Munawar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....