Usia Produktif Jadi Kelompok Paling Rentan Penyalahgunaan Narkoba
- 29 Jul 2026 10:09 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyatakan penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan serius di Aceh. Kelompok usia produktif menjadi yang paling rentan terpapar penyalahgunaan narkoba.
Koordinator Bidang Rehabilitasi BNNP Aceh, Saiful, S.Pd mengatakan penanganan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya bersama diperlukan untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika.
"Persoalan narkotika di Aceh masih menjadi persoalan serius. Keterlibatan pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat penting untuk mengurangi penyalahgunaan narkoba," ujar Saiful dalam Dialog Banda Aceh Menyapa, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan hasil Survei BNN bersama BRIN tahun 2025 menunjukkan kelompok usia 15 hingga 64 tahun paling rentan. Kelompok tersebut didominasi remaja, mahasiswa, dan pekerja berusia produktif.
Menurut Saiful, usia 15 hingga 25 tahun menjadi kelompok yang paling mudah terpengaruh. Sementara kelompok usia 25 hingga 39 tahun juga menghadapi risiko tinggi karena faktor lingkungan dan aktivitas pekerjaan.
Selain usia, masyarakat yang tinggal di kawasan dengan peredaran narkotika juga memiliki tingkat kerentanan lebih besar. Kondisi tersebut diperkuat oleh informasi lapangan serta hasil survei yang dimiliki BNN.
Saiful mengatakan penyebab penyalahgunaan narkoba sangat beragam dan saling berkaitan. Rasa ingin tahu, ajakan teman sebaya, serta kemudahan memperoleh narkoba menjadi faktor utama.
"Awalnya karena ingin tahu lalu mencoba. Pengaruh teman sebaya dan akses mendapatkan narkoba juga masih cukup besar," katanya.
Ia menambahkan Aceh masih menjadi wilayah transit peredaran narkotika. Sebagian narkoba yang melintas diduga ikut beredar di masyarakat sehingga meningkatkan risiko penyalahgunaan.
Berdasarkan hasil survei, penyalahgunaan narkoba masih didominasi laki-laki dibandingkan perempuan. Namun, BNNP Aceh tetap mengingatkan seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkotika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....