Aksi Berkah Indonesia Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Aceh
- 08 Jul 2026 10:57 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Komunitas Aksi Berkah Indonesia (ABI) terus memperkuat kegiatan sosial dan kemanusiaan dengan memfokuskan 60 persen programnya untuk membantu anak yatim. Sementara 40 persen kegiatan lainnya ditujukan bagi kaum dhuafa, lansia, serta korban bencana.
Ketua Aksi Berkah Indonesia, M. Asroel Ramadhana, mengatakan komunitas tersebut terbentuk secara resmi setelah momentum bencana yang terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026. Sebelumnya, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan secara informal sebelum akhirnya dilegalkan melalui akta notaris pada Februari 2026.
"Kami sebenarnya sudah bergerak sebelum komunitas ini resmi terbentuk. Setelah momentum bencana selesai, kami mendaftarkan Aksi Berkah Indonesia secara hukum agar kegiatan sosial yang dilakukan memiliki legalitas yang jelas," ujar Asroel dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa 7 Juli 2026.
Menurut Asroel, fokus utama komunitas adalah membantu anak yatim melalui berbagai program sosial, seperti pemberian perlengkapan sekolah, santunan, dan bantuan kebutuhan dasar. Setiap penyaluran bantuan didahului dengan proses verifikasi agar penerima benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
"Kami memiliki jaringan relawan di sejumlah gampong yang membantu mendata calon penerima manfaat. Dengan cara itu, bantuan dapat disalurkan secara bergilir sehingga tidak hanya terpusat pada kelompok atau wilayah tertentu," katanya.
Selain program untuk anak yatim, Aksi Berkah Indonesia juga rutin menyalurkan bantuan kepada kaum dhuafa, lansia, dan masyarakat terdampak bencana. Dalam waktu dekat, komunitas tersebut juga berencana melaksanakan program gotong royong membersihkan masjid dan musala di Banda Aceh serta Aceh Besar.
Sementara itu, Humas Aksi Berkah Indonesia, Julian Sabri, mengatakan pihaknya terus membangun komunikasi dengan aparatur gampong, pesantren, sekolah agama, dan komunitas lain agar penyaluran bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia mengakui tantangan terbesar yang dihadapi komunitas adalah membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga sosial. Untuk itu, ABI berupaya menerapkan prinsip transparansi dalam pengelolaan donasi agar seluruh bantuan yang diterima dapat dipertanggungjawabkan kepada para donatur.
"Kami selalu berusaha menjaga transparansi penggunaan donasi. Dokumentasi kegiatan juga kami lakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para donatur, meski di lapangan tidak semua penerima bantuan bersedia didokumentasikan," ujar Julian.
Saat ini, Aksi Berkah Indonesia masih memfokuskan kegiatan di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Ke depan, komunitas tersebut berharap dapat memperluas jangkauan program kemanusiaan ke daerah lain di Aceh dengan dukungan lebih banyak relawan dan mitra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....