Sinergi Kemanusiaan Perkuat Ketahanan Pangan Aceh
- 02 Jul 2026 19:08 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Global Meutuah Foundation (GMF) menjadikan ketahanan pangan sebagai program utama untuk memperkuat kemandirian masyarakat Aceh. Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.
Manajer Program GMF, Hidayatullah, mengatakan organisasi itu lahir pada 2024 atas inisiatif anak muda Aceh. Mereka ingin membangun jejaring kemanusiaan berbasis lokal dengan jangkauan internasional.
Menurutnya, Aceh memiliki hubungan sejarah yang kuat dengan berbagai negara. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun kerja sama kemanusiaan yang berkelanjutan.
"Kami ingin menghadirkan wadah lokal berbasis Aceh, tetapi memiliki jangkauan global untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan," ujar Hidayatullah dalam Dialog Beranda Asta Cita RRI Banda Aceh, Rabu 1 Juli 2026.
Ia menilai pangan menjadi kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat. Karena itu, GMF menetapkannya sebagai salah satu pilar utama program organisasi.
Hidayatullah menjelaskan masyarakat Aceh sejak dahulu memiliki budaya ketahanan pangan. Hampir setiap keluarga memiliki sawah maupun lumbung padi sebagai cadangan kebutuhan tahunan.
Namun, bencana yang terjadi beberapa waktu lalu mengubah kondisi tersebut. Banyak lahan pertanian rusak dan lumbung pangan masyarakat ikut hilang.
"Bencana menjadi momen untuk menata kembali konsep ketahanan pangan. Semua pihak harus bergerak bersama memperkuat sistem pangan masyarakat," katanya.
GMF saat ini menjalankan berbagai program pemberdayaan. Di antaranya penyaluran bantuan pangan, bibit tanaman, pupuk, hingga pendampingan kelompok petani.
Selain itu, GMF juga menjadi jembatan kerja sama dengan berbagai mitra internasional. Dukungan tersebut diharapkan memperkuat ketahanan pangan masyarakat Aceh secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....