Generasi Muda Perlu Pahami Pancasila lewat Pengalaman Nyata
- 03 Jun 2026 08:21 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Generasi muda perlu memahami Pancasila melalui pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman itu dinilai lebih efektif dibanding sekadar menghafal isi dan nilai Pancasila.
Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry, Eka Januar, M.Soc.Sc mengatakan tantangan penguatan ideologi semakin besar di era digital. Generasi muda saat ini hidup dalam ruang informasi tanpa batas geografis.
Menurutnya, arus digital memberi banyak peluang inovasi bagi anak muda. Namun, kondisi tersebut juga membawa berbagai narasi ideologi yang kompleks.
Eka mengaku masih menemukan mahasiswa yang belum hafal Pancasila. Kondisi itu menjadi tantangan bagi negara dalam menjaga penguatan ideologi kebangsaan.
Ia menilai nasionalisme tidak cukup dibangun melalui hafalan semata. Ideologi akan lebih kuat jika negara hadir memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Jadi seseorang menjadi nasionalis itu bukan karena dihafal. Ideologi harus hadir dalam kehidupan mereka,” ujarnya dalam Dialog Banda Aceh Menyapa, Selasa, 2 Juni 2026.
Eka menjelaskan kehadiran negara dapat diwujudkan melalui pemenuhan hak pendidikan, kesehatan, dan peluang kerja. Langkah tersebut dapat meningkatkan kebanggaan generasi muda terhadap negara dan ideologinya.
Ia menambahkan nilai Pancasila perlu diterjemahkan ke dalam program yang konkret. Masyarakat akan lebih percaya kepada ideologi negara ketika merasakan keadilan ekonomi dan hukum.
“Ketika masyarakat merasakan keadilan ekonomi dan keadilan hukum, kepercayaan terhadap ideologi negara akan meningkat secara organik,” kata Eka. Ia menilai penguatan Pancasila harus tumbuh dari masyarakat agar mampu menghadapi derasnya arus informasi global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....