Belajar dari Lombok, Aceh Perkuat Konservasi dan Restorasi Ekosistem Laut

  • 17 Mei 2026 16:33 WIB
  •  Banda Aceh

Banda Aceh – Aceh mulai menimba pengalaman dari Lombok untuk memulihkan kondisi ekosistem lautnya. Pendekatan konservasi dan restorasi berbasis masyarakat yang diterapkan di Lombok dinilai cocok diadopsi di pesisir Aceh.hal tersebut disampaikan, Raja Aditya Sahala Siagian, S.Si, M.Si. Marine Conservation Scientist Yayasan SORCE konservasi Indonesia, saat diwawancara RRI , Sabtu 25 April 2026

Masalah laut di Aceh dan Lombok sebenarnya mirip. Ada kerusakan terumbu karang, penangkapan ikan berlebihan, sampai dampak perubahan iklim. Jadi, pelajaran dari Lombok bisa jadi pijakan awal yang kuat,” ujarnya

Menurut Raja keberhasilan Lombok datang dari tiga hal utama. Pertama, pelibatan langsung nelayan dan pemuda pesisir dalam kegiatan transplantasi karang dan patroli laut. Kedua, kombinasi antara data ilmiah dan kearifan lokal untuk menentukan lokasi restorasi. Ketiga, adanya monitoring berkelanjutan agar program tidak berhenti setelah kegiatan selesai, ungkap Raja

Hasilnya, tutupan karang hidup di beberapa titik Lombok mulai pulih, dan populasi ikan karang ikut meningkat.

"Untuk Aceh, Raja Aditya menekankan pentingnya membangun rasa memiliki di masyarakat pesisir sejak awal. “Kalau masyarakat terlibat, restorasi bisa jalan terus. Laut butuh dirawat, bukan cuma ditanam lalu ditinggal,” kata Raja

Green Radio mencatat, langkah Aceh belajar dari Lombok menunjukkan bahwa pemulihan ekosistem laut bisa dipercepat lewat pertukaran pengalaman antar daerah, tutupnya

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....