Pendidikan Inklusif: Pendidikan untuk Semua

  • 05 Mei 2026 11:58 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Konsep pendidikan untuk semua tidak hanya sebatas slogan, tetapi harus diwujudkan melalui sistem pendidikan yang inklusif dan merata. Hal ini disampaikan Esti Wulansari selaku Founder Sekolah Inklusi Aceh Flexi School. Pro1 RRI Banda Aceh, pada Minggu, 3 Mei 2026.

Inklusi merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pendidikan nasional. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, masyarakat di daerah terpencil, serta kelompok rentan lainnya.

“Makna ‘untuk semua’ harus benar-benar diimplementasikan. Tidak boleh ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses, kondisi ekonomi, atau perbedaan kemampuan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa masih terdapat tantangan dalam mewujudkan pendidikan inklusif di Indonesia, mulai dari keterbatasan fasilitas, kurangnya tenaga pendidik yang terlatih, hingga minimnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya inklusi.

“Pentingnya peran pemerintah dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kebijakan pendidikan inklusif. Diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat agar setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak,” jelasnya.

Pendekatan pendidikan yang inklusif tidak hanya berdampak pada peningkatan akses, tetapi juga kualitas pembelajaran. “Lingkungan belajar yang beragam dinilai mampu membentuk sikap toleransi, empati, dan kemampuan sosial peserta didik,” ungkapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....