Reformasi Iman Dimulai dari Menata Hati dan Persaudaraan
- 04 Apr 2026 12:12 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Prinsip Mereformasi Iman merupakan sebuah gerakan moral dan spiritual yang mengajak kita untuk memperbaiki diri dari dalam agar berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Hal ini disampaikan Ustadz Dr. H. Hasan Basri MA, selaku dosen pascasarjana UIN Ar-Raniry dalam dialog bersama Pro1 RRI Banda Aceh, Jumat 3 April 2026.
Reformasi iman bukan hanya soal ritual ibadah, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menata hati, mengendalikan emosi, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama.
“Iman yang kuat akan tercermin dari hati yang bersih dan hubungan persaudaraan yang baik. Jika hati tenang dan terbuka, maka kita bisa membangun kedamaian dalam keluarga maupun lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengatakan pentingnya menumbuhkan empati dan toleransi antarindividu. “Persaudaraan yang erat lahir dari komunikasi yang jujur, saling menghargai, serta kesediaan untuk memahami perbedaan,” jelasnya.
Praktik nyata dalam menata hati, seperti introspeksi diri, memaafkan kesalahan orang lain, dan menumbuhkan sikap syukur. “Hal tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih sadar dalam membangun iman sekaligus mempererat hubungan social,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....