Abdya Diguncang Gempa M4,7, Begini Penjelasan BMKG

  • 12 Feb 2026 21:38 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya dan sekitarnya pada Kamis, 12 Februari 2026 malam. Peristiwa tersebut terjadi tepat pukul 20.14.15 WIB dan dirasakan di sejumlah daerah sekitar Meulaboh.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan hasil analisis terbaru menunjukkan gempa memiliki parameter magnitudo M4,7. Episenter gempa terletak pada koordinat 4,31° Lintang Utara dan 95,81° Bujur Timur.

"Lokasi gempa berada di laut, sekitar 39 kilometer barat laut Meulaboh, Aceh Barat. Gempa terjadi pada kedalaman 25 kilometer di bawah permukaan laut," Ujar Andi Azhar Rusdin, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata, Aceh Besar dalam laporannya.

Andi menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini tergolong gempa dangkal. Peristiwa tersebut dipicu aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen submarine faulting.

Getaran gempa dirasakan masyarakat di Meulaboh dan Nagan Raya dengan intensitas III MMI. Skala ini menunjukkan getaran nyata terasa di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas.

Sementara itu, wilayah Aceh Jaya dan Aceh Tengah merasakan gempa dengan intensitas II hingga III MMI. Getaran juga dilaporkan terasa di Aceh Barat Daya dan Bener Meriah dengan intensitas II MMI.

Pada skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

BMKG memastikan hingga pukul 20.41 WIB belum terdeteksi adanya gempa susulan atau aftershock. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....