Sekolah Rakyat Perluas Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu
- 21 Sep 2026 06:49 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Sekolah Rakyat menjadi upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak keluarga kurang mampu di Aceh.
Program tersebut menyasar anak yang menghadapi hambatan ekonomi, geografis, dan berisiko putus sekolah.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Subulussalam, Heri Sukamto, S.Pd., M.Pd, mengatakan program itu mengutamakan anak dari keluarga desil satu dan dua.
“Data dasarnya adalah masyarakat yang berada di desil satu dan desil dua, tetapi tetap dilakukan verifikasi,” kata Heri dalam dialog Beranda Asta Cita RRI Banda Aceh, Rabu 16 September 2026.
Menurutnya, verifikasi dilakukan untuk memastikan penerima program sesuai kondisi sosial ekonomi keluarga.
Proses tersebut melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), BPS, serta kontrol masyarakat terhadap kondisi calon siswa.
Heri menjelaskan, Sekolah Rakyat juga menyasar anak yang bersekolah tetapi berpotensi putus sekolah akibat persoalan ekonomi.
Calon siswa tidak harus mendaftar secara mandiri karena proses perekrutan dilakukan melalui penjangkauan berdasarkan data dan verifikasi lapangan.
“Kalau memang tidak terdata di desil satu dan dua, tetapi terverifikasi punya potensi putus sekolah, itu bisa ke sekolah rakyat,” ujarnya.
Sekolah Rakyat juga memberikan layanan pendidikan tanpa biaya, termasuk kebutuhan belajar, makanan, asrama, dan layanan kesehatan.
Untuk anak yang tinggal di wilayah sulit dijangkau, pemerintah melakukan penjemputan agar hambatan transportasi tidak menghalangi mereka bersekolah.
Heri mencontohkan siswa yang tinggal di kawasan perkebunan tanpa listrik dan akses air, sehingga harus dijemput untuk mengikuti pendidikan.
Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat membuka kesempatan pendidikan bagi anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....