Media Sosial Perkuat Dampak Aksi Konservasi

  • 03 Sep 2026 14:03 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Founder Hutan Hujan Aceh, Kiki Surianti menilai aksi konservasi saat ini perlu dilakukan beriringan dengan dokumentasi dan publikasi digital. Hal tersebut penting agar kegiatan lingkungan yang dilakukan masyarakat tidak hanya memberi dampak di lapangan, tetapi juga dapat diketahui lebih luas dan menjadi jejak rekam kegiatan.

“Kalau di zaman sekarang jika tidak viral tidak keren, sekarang kalau tidak viral tidak sampai ke pemerintahan. Namun, yang terpenting aksi nyata dan aktivitas digital itu seharusnya berjalan secara bersamaan,” jelas Kiki dalam dialog Green radio RRI Banda Aceh, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Menurut Kiki, kegiatan di lapangan perlu dikelola dengan pembagian peran berdasarkan potensi setiap anggota. Mulai dari tim konservasi, dokumentasi, transportasi hingga hubungan masyarakat, setiap orang dapat mengambil peran sesuai kemampuan dan minatnya agar kegiatan berjalan lebih terorganisasi.

Ia menambahkan, dokumentasi kini menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan. “Jejak digital dapat menjadi bukti rekam aksi yang dilakukan, terutama ketika komunitas ingin mencari dukungan pembiayaan atau menjalin kerja sama dengan perusahaan dan berbagai pihak lainnya,” ungkapnya.

Kiki menyebut satu kegiatan saat ini dapat menghasilkan berbagai bentuk dokumentasi untuk dipublikasikan melalui media sosial, situs web, hingga media massa. Dengan menggabungkan aksi nyata dan strategi komunikasi digital, gerakan lingkungan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pihak dan mendorong lahirnya aksi konservasi yang semakin luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....