TNI dan Warga Gotong Royong bangun Jembatan Gantung di Lawe Pinis Aceh Tenggara

  • 30 Agt 2026 22:48 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Kutacane - Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam mendukung pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu 29 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa jajaran Kodim 0108/Agara bersama personel Yon TP 855/RD yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis. Bersama masyarakat setempat, mereka bergotong royong mengumpulkan dan mengangkut material batu sungai yang akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan jembatan.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memulihkan akses transportasi yang sangat dibutuhkan warga.

Menurutnya, jembatan penghubung antardesa tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan terputus akibat diterjang banjir. Kondisi itu berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas sehari-hari hingga pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan.

«“Keterlibatan kami dalam pembangunan jembatan ini merupakan implementasi nyata dari kehadiran TNI di tengah kesulitan masyarakat. Kami bersama warga berupaya memberikan kontribusi sesuai kemampuan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Peltu Jumadin Selian.»

Ia menambahkan, kehadiran personel TNI di lokasi tidak hanya bertujuan membantu pekerjaan fisik, tetapi juga mendorong semangat dan motivasi masyarakat untuk bersama-sama mempercepat pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak bencana.

“Semangat gotong royong antara Babinsa, personel Yon TP 855/RD dan warga merupakan kekuatan penting. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat dapat menjadi lebih ringan dan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.»

Selama kegiatan berlangsung, warga secara sukarela turut membantu berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari mencari dan mengumpulkan batu, mengangkat material, hingga menempatkannya di sekitar lokasi pembangunan.

Partisipasi masyarakat tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kembali fasilitas umum membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga diharapkan dapat membantu memperlancar proses pembangunan sehingga jembatan dapat segera difungsikan kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....