Remaja Berkarakter Harus Punya Jati Diri

  • 13 Agt 2026 15:42 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Penguatan karakter menjadi salah satu aspek penting bagi remaja dalam menghadapi derasnya arus globalisasi dan perkembangan media digital. Hal itu disampaikan Konselor Puspaga Banda Aceh, Maria Ulfa, S.Psi., M.Si., PhD dalam dialog Perempuan dan Anak RRI Banda Aceh, Senin 10 Agustus 2026.

Maria Ulfa menjelaskan, remaja berkarakter bukanlah mereka yang sekadar mengikuti tren, melainkan mampu menentukan sikap berdasarkan nilai yang diyakini. “Kalau kita berbicara remaja yang berkarakter berarti dia punya identitas, punya brand sendiri, tidak ikut-ikutan orang,” ujarnya.

Menurutnya, karakter yang kuat membuat remaja lebih tangguh dan tidak mudah terpengaruh isu maupun tren yang tidak baik. Salah satu tantangan yang kini banyak dihadapi remaja adalah kebingungan dalam menemukan jati diri dan figur yang dapat dijadikan teladan.

Kondisi tersebut, menurutnya, berkaitan erat dengan peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam memberikan contoh serta pendampingan kepada anak.

Selain itu, di tengah keterbukaan media sosial, Maria Ulfa menilai pengawasan dan pola asuh keluarga menjadi semakin penting karena anak dapat mengakses beragam informasi tanpa batas.

“Pendampingan bukan sekadar membatasi penggunaan media digital, tetapi membantu anak memahami dan menyaring informasi yang diterimanya,” sebutnya.

Penguatan karakter akhirnya menjadi tanggung jawab bersama untuk membentuk generasi muda yang percaya diri, tangguh, dan memiliki arah hidup yang jelas. Dengan keluarga yang hadir serta lingkungan yang memberikan teladan positif, remaja diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bijak tanpa kehilangan jati diri sebagai generasi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....