Urban Farming Peurada Tunjukkan Potensi Ketahanan Pangan
- 02 Agt 2026 16:57 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Urban farming atau pertanian perkotaan menjadi salah satu solusi dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memanfaatkan lahan terbatas di kawasan perkotaan. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam dialog bertema "Bertani di Tengah Kota – Strategi dan Tantangan Urban Farming di Gampong Peurada", yang menghadirkan Ketua Kelompok Tani Subur Makmur Gampong Peurada, Dr. Dra. Sulastri, M.Si., dan anggota kelompok tani Cut Safarina Julianti.
Dalam dialog tersebut, Sulastri menjelaskan bahwa urban farming tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta memperkuat kemandirian pangan keluarga.
"Pertanian di perkotaan membuktikan bahwa lahan yang terbatas tetap dapat dimanfaatkan secara produktif apabila dikelola dengan baik dan melibatkan partisipasi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan urban farming memerlukan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak agar program dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Sementara itu, Cut Safarina Julianti mengatakan tantangan yang dihadapi kelompok tani di kawasan perkotaan di antaranya keterbatasan lahan, perubahan cuaca, serta menjaga konsistensi masyarakat dalam merawat tanaman.
"Kami terus mengajak warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan kosong sebagai media bercocok tanam. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan ini juga menciptakan lingkungan yang lebih hijau," katanya.
Melalui pengembangan urban farming, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya memanfaatkan ruang yang tersedia untuk menghasilkan pangan sehat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....