Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Kumbang Jaya Terus Dikebut
- 29 Jun 2026 22:27 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Tenggara - Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang berlokasi di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. Memasuki tahapan penting konstruksi, personel Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) bersama personel Yon TP dan masyarakat melaksanakan penarikan tali sling bagian atas sebagai penyangga utama jembatan, Minggu 28 Juni 2026.
Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata dukungan TNI kepada pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebatas memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivator yang mampu membangkitkan semangat warga untuk terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan demi kepentingan bersama.
"Keberadaan Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya membantu tenaga dalam proses pembangunan, tetapi juga memberikan semangat, motivasi, dan rasa aman kepada masyarakat yang bekerja di lapangan. Kami ingin memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan tepat sasaran," ujar Peltu Dedi Cahyadi.
Ia menjelaskan bahwa saat ini pembangunan telah memasuki tahapan penarikan tali sling bagian atas sebelah kanan. Tahapan tersebut menjadi salah satu pekerjaan paling penting karena akan menjadi penyangga utama konstruksi jembatan gantung. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama yang solid, ketelitian, dan kedisiplinan seluruh pihak agar proses pemasangan berlangsung aman dan menghasilkan konstruksi yang kuat serta tahan lama.
Jembatan Gantung Perintis yang dibangun memiliki panjang sekitar 250 meter dengan lebar 1,2 meter. Setelah rampung, jembatan ini akan menjadi akses transportasi yang sangat vital bagi masyarakat di Kecamatan Badar, khususnya dalam menghubungkan sejumlah desa yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses akibat kondisi geografis wilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....