Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tenggara Capai Progres 34 Persen

  • 29 Jun 2026 22:33 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Tenggara - Progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara telah mencapai sekitar 34 persen, dengan fokus pekerjaan pada tahap pengecoran pondasi sebagai bagian penting dalam pembentukan konstruksi utama jembatan, Sabtu 27 Juni 2026.

Ketua Tim Pembangunan, Serma Musliyadi, mengatakan bahwa pengecoran pondasi merupakan salah satu tahapan krusial yang akan menentukan kekuatan keseluruhan konstruksi jembatan. Oleh karena itu, setiap proses dikerjakan sesuai standar teknis dengan tetap mengutamakan kualitas material dan ketepatan pelaksanaan.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi cuaca yang kurang bersahabat, terutama tingginya curah hujan pada sore hingga malam hari, menjadi tantangan tersendiri selama proses pembangunan. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat personel TNI maupun masyarakat untuk terus melanjutkan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.

"Curah hujan yang cukup tinggi memang menjadi tantangan dalam proses pembangunan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat kami. Justru kebersamaan antara TNI dan masyarakat semakin kuat. Seluruh pekerjaan terus kami laksanakan sesuai tahapan dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi serta keselamatan kerja agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana," ujar Serma Musliyadi.

Serma Musliyadi juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang setiap hari secara sukarela ikut bergotong royong membantu proses pembangunan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan dan memiliki manfaat besar bagi kehidupan masyarakat.

"Jembatan Gantung Perintis ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol semangat persatuan, kebersamaan, dan hasil kerja sama antara TNI dengan masyarakat. Kehadiran warga yang tetap bersemangat meskipun harus menghadapi cuaca yang tidak menentu menunjukkan bahwa jembatan ini benar-benar menjadi harapan bersama. Kami akan terus bekerja hingga pembangunan selesai sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat," tambahnya.

Selain bertujuan membangun infrastruktur, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial yang dilakukan Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam memperkuat hubungan emosional antara prajurit TNI dengan masyarakat. Melalui kebersamaan dalam setiap proses pembangunan, diharapkan semakin tumbuh rasa saling percaya, kepedulian, serta semangat untuk bersama-sama membangun daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....