Sekolah Rakyat Aceh Besar Mulai Beroperasi 13 Juli, 60 Siswa Pertama Siap Masuk

  • 29 Jun 2026 11:07 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Darussa'adah Aceh Besar menyatakan siap menyambut peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027 yang dijadwalkan dimulai pada 13 Juli 2026. Sebanyak 60 siswa akan mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan lokasi sementara di kampus permanen SRMA 2 Aceh Besar di kawasan Kota Malaka, Samahani.

Kepala SRMA 1 Darussa'adah Aceh Besar, Ilza Satriadi, S.Pd, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan siswa, termasuk berkolaborasi dengan SRMA 2 dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Tahun ajaran baru insyaallah dimulai pada 13 Juli. Sebelumnya, sekitar 11 hingga 13 Juli akan dilakukan proses penyambutan siswa sesuai timeline yang telah disusun kementerian. Kami dari SRMA 1 dan SRMA 2 akan berkolaborasi menyambut kedatangan para siswa," kata Ilza dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat 19 Juni 2026.

Ia menjelaskan, seluruh siswa baru SRMA 1 untuk sementara akan menjalani proses belajar di lokasi permanen SRMA 2 karena fasilitas di Sentra Darussa'adah Aceh belum mampu menampung tambahan peserta didik.

Menurutnya, gedung kelas dan asrama di Sentra Darussa'adah telah terisi sehingga siswa angkatan baru akan ditempatkan di kompleks SRMA 2 yang berada di samping kawasan Universitas Islam Negeri (UIN) di Kota Malaka, Samahani.

Ilza mengungkapkan, proses penjaringan calon siswa kini telah memasuki tahap akhir dan segera ditetapkan melalui rapat pleno. Sementara itu, pembangunan fasilitas di lokasi permanen SRMA 2 telah mencapai sekitar 75 persen.

"Target awal pemerintah adalah memastikan ruang belajar, asrama, musala, dan kantin sudah dapat digunakan saat tahun ajaran dimulai. Fasilitas lainnya akan disempurnakan secara bertahap," ujarnya.

Ia menambahkan, sekitar 25 persen pekerjaan yang masih berlangsung meliputi penyelesaian lapangan olahraga, penataan taman, pembangunan laboratorium, serta perpustakaan.

Kompleks permanen SRMA 2 dibangun di atas lahan seluas hampir 12 hektare dan dirancang menjadi kawasan pendidikan terpadu yang mencakup tiga jenjang pendidikan, yakni Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas.

Sementara itu, SRMA 1 Darussa'adah Aceh Besar masih beroperasi di lokasi rintisan. Ilza menyebutkan, sekolah tersebut direncanakan pindah ke gedung permanen pada Juli 2027, dengan proses pembangunan fisik dijadwalkan mulai sekitar Oktober atau November 2026.

Ia berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat dapat berlangsung optimal dalam memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....