Aceh Besar Andalkan Sekolah Rakyat untuk Tekan Angka Putus Sekolah
- 29 Jun 2026 11:06 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut positif Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat sebagai salah satu solusi untuk menekan angka anak putus sekolah dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd., M.Si., mengatakan hingga saat ini terdapat lebih dari 5.000 anak di Aceh Besar yang tercatat tidak berada di bangku pendidikan formal. Menurutnya, Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut.
"Program Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo. Program ini memberikan dampak yang sangat positif, terutama bagi dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Besar karena saat ini kami masih memiliki lebih dari 5.000 anak yang putus sekolah," kata Rahmawati dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat 19 Juni 2026.
Rahmawati menjelaskan, pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan penyebab tingginya angka anak yang tidak mengikuti pendidikan formal.
Menurutnya, tidak seluruh anak yang tercatat putus sekolah berhenti belajar. Sebagian di antaranya memilih melanjutkan pendidikan di dayah sehingga tidak lagi masuk dalam sistem pendidikan formal.
"Kami sedang melakukan rapat koordinasi untuk memastikan apakah mereka benar-benar putus sekolah karena faktor ekonomi atau justru sedang menempuh pendidikan di dayah. Karena itu, kami ingin memiliki satu data yang akurat mengenai anak usia sekolah di Aceh Besar," ujarnya.
Ia menilai kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi alternatif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya.
Selain persoalan anak putus sekolah, tingkat kemiskinan juga menjadi salah satu pertimbangan Aceh Besar mengajukan diri sebagai daerah penyelenggara Program Sekolah Rakyat.
Rahmawati menyebut, tingkat kemiskinan di Aceh Besar saat ini masih berada di angka sekitar 11 persen atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut dapat ditekan hingga berada di bawah satu digit.
"Kami berharap Program Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu solusi karena seluruh anak di Aceh Besar harus mendapatkan hak pendidikan, tanpa terkecuali," katanya.
Meski demikian, ia mengapresiasi penurunan angka kemiskinan ekstrem di Aceh Besar yang kini mencapai sekitar 3 persen, turun signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang berada di kisaran 6,7 persen.
Menurut Rahmawati, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pun berkomitmen terus memperkuat pendataan dan koordinasi antarinstansi agar seluruh anak usia sekolah dapat terlayani melalui jalur pendidikan yang sesuai, baik formal maupun pendidikan berbasis keagamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....