Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Teger Miko Sudah Dipasang Tali Sling
- 22 Jun 2026 17:52 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Tenggara - Komandan Kodim (Dandim) 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T. dengan semangat kebersamaan dan gotong royong turun langsung ke lapangan bersama personel TNI dan masyarakat untuk melaksanakan pemasangan tali sling pada pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu 21 Juni 2026.
Proses pemasangan tali sling membutuhkan tenaga yang besar, ketelitian tinggi, serta koordinasi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat. Selain itu, pekerjaan tersebut juga memerlukan penggunaan berbagai peralatan pendukung dan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat mengingat tingkat kesulitan dan risiko yang cukup tinggi di lapangan.
Di sela-sela kegiatan, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T. menyampaikan rasa syukur atas progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu. Menurutnya, masuknya pekerjaan pada tahap pemasangan sling merupakan salah satu indikator bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan.
“Alhamdulillah, saat ini pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda telah memasuki tahap pemasangan tali sling. Tahapan ini merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam konstruksi jembatan gantung dan menjadi tanda bahwa progres pembangunan terus bergerak maju sesuai rencana. Tentunya pekerjaan ini membutuhkan kerja sama yang solid, ketelitian, serta perhatian penuh terhadap aspek keselamatan,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan kepada seluruh personel TNI dan masyarakat yang terlibat agar selalu mengutamakan faktor keamanan selama pelaksanaan pekerjaan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan tepat waktu, tetapi juga dari terjaminnya keselamatan seluruh pekerja yang terlibat.
“Saya menekankan kepada seluruh anggota dan warga agar tidak pernah mengabaikan faktor keamanan. Laksanakan setiap pekerjaan sesuai prosedur yang telah ditentukan, gunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia, dan saling mengingatkan satu sama lain selama bekerja. Target pembangunan memang penting, tetapi keselamatan personel dan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan sesuai tahapan, masyarakat Desa Teger Miko dan sekitarnya berharap jembatan tersebut dapat segera rampung dan digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Setelah tahap pemasangan tali sling selesai dilaksanakan, pekerjaan akan dilanjutkan pada tahapan konstruksi berikutnya hingga seluruh rangkaian pembangunan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....