Jembatan Perintis di Desa Jambur Mamang Masuki Tahap Pengecoran Lantai Pondasi
- 15 Jun 2026 12:39 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Tenggara - Semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali tercermin dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Jambur Mamang, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Memasuki tahapan pengecoran lantai pondasi, personel TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan konstruksi guna mempercepat proses pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi sarana penghubung vital bagi warga, Sabtu 13 Juni 2026.
Tahap pengecoran lantai pondasi merupakan salah satu pekerjaan yang sangat penting dalam pembangunan jembatan gantung. Pondasi yang kuat dan kokoh menjadi faktor utama dalam menjamin keamanan, kestabilan, serta ketahanan konstruksi jembatan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, setiap proses pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian dan mengutamakan kualitas agar hasil pembangunan benar-benar mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Di tengah aktivitas yang berlangsung, personel TNI menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, tetapi juga oleh semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus terjaga dengan baik.
“Gotong royong yang dilakukan hari ini menunjukkan bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat dan ringan apabila dikerjakan bersama-sama. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sehingga tercipta rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan di wilayah,” ungkap salah satu personel TNI di lokasi kegiatan.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini merupakan salah satu bentuk dukungan TNI dalam membantu pemerintah meningkatkan pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi. Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun sosial kemasyarakatan.
Selama ini, akses transportasi menjadi salah satu tantangan yang dihadapi warga Desa Jambur Mamang dan sekitarnya. Kondisi medan yang cukup sulit sering kali menghambat mobilitas masyarakat, terutama saat membawa hasil pertanian, mengakses layanan kesehatan, maupun saat anak-anak menuju sekolah. Oleh sebab itu, pembangunan jembatan ini disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat karena diyakini akan memberikan dampak positif yang besar bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Pembangunan ini sangat kami harapkan. Dengan adanya jembatan nantinya, aktivitas masyarakat akan menjadi lebih mudah dan aman. Kami juga bangga dapat bekerja bersama personel TNI dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujar salah seorang warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....