Petani Milenial Ajak Generasi Muda Terlibat dalam Pembangunan Pertanian Aceh
- 12 Jun 2026 00:08 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh: Regenerasi petani menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan sektor pertanian di Aceh. Di tengah berbagai stigma yang berkembang, generasi muda didorong untuk mulai melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan.
Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian RI, Elradi Nur Ambiya, mengatakan banyak anak muda masih menganggap profesi petani identik dengan kemiskinan dan pekerjaan berat. Pandangan tersebut membuat minat generasi muda terhadap sektor pertanian masih relatif rendah.
Menurutnya, persepsi tersebut tidak hanya muncul dari kalangan anak muda, tetapi juga dari lingkungan keluarga. Bahkan tidak sedikit orang tua yang berharap anaknya memilih profesi lain dibanding menjadi petani.
“Bahkan anak petani sendiri sering tidak didorong untuk menjadi petani. Padahal sektor pertanian memiliki peluang besar jika didukung pendidikan, teknologi, dan akses pasar yang memadai,” ujarnya saat diwawancarai RRI pada Selasa 9 Juni 2026.
| Baca juga: Akademisi Dorong Edukasi Kebencanaan |
Elradi menilai pendidikan dan pelatihan menjadi faktor penting dalam menciptakan petani muda yang kompetitif. Petani milenial tidak hanya dituntut mampu membudidayakan tanaman, tetapi juga memahami teknologi dan pemasaran.
Ia mengaku pernah merasa minder saat memilih jalan hidup sebagai petani. Namun pengalaman tersebut justru menjadi motivasi untuk membuktikan bahwa pertanian mampu memberikan masa depan yang baik.
Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, keterlibatan anak muda sangat dibutuhkan untuk menjaga ketahanan pangan dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....