Musrena Perkuat Peran Perempuan dalam Perencanaan Pembangunan
- 04 Mar 2026 13:00 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah terus mendorong penguatan peran perempuan melalui forum Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (Musrena) sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan yang lebih inklusif di Banda Aceh.
Fasilitator Kota Layak Anak (KLA), Siti Maisarah menjelaskan, Musrena kini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas perempuan agar mampu menyampaikan usulan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Musrena ini banyak mengalami perubahan untuk meningkatkan kualitasnya. Jadi bukan hanya duduk rapat dan bermusyawarah, tetapi lebih bermakna, bagaimana perempuan bisa meningkatkan kapasitas dan memberikan usulan berkualitas agar bisa masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Senin 2 Maret 2026.
Ia menambahkan, sejak pembaruan pedoman pada 2018, Musrena tidak lagi hanya melibatkan unsur perempuan, tetapi juga anak dan penyandang disabilitas. “Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pendekatan pembangunan yang lebih inklusif sekaligus mendukung pengembangan kota layak anak,” tambah Siti Maisarah.
Menurutnya, partisipasi perempuan dalam mengusulkan program pembangunan juga menjadi salah satu indikator penilaian daerah. Meski demikian, ia menegaskan tujuan utama Musrena adalah memastikan aspirasi masyarakat benar-benar direspons dan masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.