Pemerataan Layanan Pendidikan Inklusif di Aceh Masih Terkendala
- 06 Feb 2026 22:24 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas di Aceh menunjukkan kemajuan signifikan. Namun, pemerataan layanan pendidikan masih menjadi tantangan di wilayah terpencil dan kepulauan.
Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SLB YBSM Banda Aceh, Asmahani, S.Pd dalam Dialog Disabilitas Minggu, 1 Februari 2026. Ia menilai akses pendidikan bagi anak disabilitas di perkotaan relatif lebih mudah.
Sementara itu, di daerah pedalaman dan kepulauan, pelayanan pendidikan belum merata serta belum optimal. Kondisi ini menjadi kendala utama dalam pemenuhan hak belajar anak disabilitas.
Asmahani menyebut pemerintah telah mendorong sekolah inklusi melalui regulasi penerimaan peserta didik disabilitas. Setiap kabupaten kota juga memiliki SLB negeri maupun swasta sebagai layanan khusus.
Menurutnya, banyak sekolah siap secara administrasi, tetapi guru masih membutuhkan pelatihan berkelanjutan. Penguatan kompetensi pendidik dinilai penting agar pembelajaran ramah disabilitas berjalan efektif.
Selain SDM, sarana prasarana serta akses bangunan sekolah belum sepenuhnya mendukung kebutuhan disabilitas. Media pembelajaran khusus juga masih terbatas di sejumlah sekolah inklusi.
Ia berharap SLB dapat menjadi pusat sumber untuk mendampingi sekolah inklusi di daerah. Upaya bersama ini diharapkan mempercepat pemerataan pendidikan inklusif di seluruh Aceh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....