Hari Gizi Nasional Dorong Pemenuhan Gizi Anak
- 26 Jan 2026 11:16 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh -Peringatan Hari Gizi Nasional menjadi pengingat penting bahwa pemenuhan gizi seimbang bagi anak bukan semata urusan rumah tangga, tetapi juga tanggung jawab negara melalui kebijakan dan layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Hal tersebut mengemuka dalam Dialog Perempuan dan Anak Pro 1 RRI Banda Aceh, Senin (26/1/2026), yang menghadirkan Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Cabang Aceh, dr. Fiona Desi Amelia, Sp.GK, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, dr. Nuraihan, MKM.
Menurut dr. Fiona Desi Amelia, gizi seimbang berperan krusial dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif. Ia menegaskan bahwa anak membutuhkan asupan gizi yang lengkap dan beragam, mulai dari karbohidrat, protein, lemak sehat, hingga vitamin dan mineral, yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan tubuh.
“Gizi seimbang bukan hanya soal kenyang, tetapi soal kecukupan dan keberagaman zat gizi. Pola makan anak yang baik akan berdampak langsung pada daya tahan tubuh, kecerdasan, serta kesiapan anak menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Dr. Fiona juga menekankan peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembentukan kebiasaan makan sehat. Menurutnya, orang tua memiliki tanggung jawab untuk memberikan contoh pola makan yang benar sejak dini, termasuk membiasakan konsumsi pangan lokal yang bernilai gizi tinggi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, dr. Nuraihan, MKM, menyampaikan bahwa negara hadir melalui berbagai program dan kebijakan kesehatan untuk mendukung pemenuhan gizi anak. Pemerintah, kata dia, terus mendorong upaya pencegahan masalah gizi, termasuk stunting, melalui edukasi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan peran puskesmas dan kader kesehatan di gampong.
“Pemenuhan gizi anak tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada keluarga. Negara memiliki tanggung jawab memastikan akses layanan kesehatan, edukasi gizi, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Momentum Hari Gizi Nasional diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik bahwa investasi gizi pada anak merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
Dialog tersebut menegaskan bahwa gizi seimbang bagi anak adalah tanggung jawab bersama—dimulai dari keluarga sebagai lingkungan terdekat, hingga negara sebagai penjamin hak kesehatan setiap anak Indonesia.
buatkan berita dengan gaya chicago dengan target pembaca umum berdasarkan statemen Saufa Yu'tika,S.PSI., konselor anak & remaja (Koordinator Kesetaraan PKBM Bintang Kecil) dalam dialog Pro 1 rri Banda Aceh ruang disabilitas dan Inklusi , pada Minggu 25/1/2026 terkait Tumbuh Bersama : Peran Konselor Dan Praktisi Dalam Pendampingan Anak Disabilitas
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....