Akses Informasi Bencana bagi Disabilitas Jadi PR Besar
- 30 Des 2025 14:26 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Aksesibilitas informasi kebencanaan bagi penyandang disabilitas di Aceh dinilai masih belum menjadi prioritas dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Hal ini disampaikan Ketua Program Studi Sosiologi Agama UIN Ar-Raniry, Musdawati, MA, dalam Dialog Disabilitas RRI Banda Aceh, Minggu (28/12/2025).
Musdawati menilai, kelompok disabilitas merupakan kelompok yang mengalami kerentanan berlapis ketika bencana terjadi. Kerentanan tersebut tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial, terutama terkait minimnya akses informasi yang ramah disabilitas.
| Baca juga: Akademisi Dorong Edukasi Kebencanaan |
“Dalam situasi bencana, kelompok disabilitas itu mengalami kerentanan yang berlapis. Namun sampai sekarang, dalam kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Aceh, disabilitas belum terlalu menjadi prioritas,” ujar Musdawati.
Musdawati mencontohkan, hingga kini masih minim jalur evakuasi yang diketahui dan dapat diakses oleh penyandang disabilitas dengan ragam kebutuhan. Informasi evakuasi yang inklusif juga belum tersedia secara memadai.
Menurut Musdawati, inklusi disabilitas dalam kebencanaan membutuhkan perubahan cara pandang. Tidak cukup hanya dengan regulasi, tetapi juga dibutuhkan kesadaran, perspektif, dan tindakan nyata di lapangan.
“Kesadaran dan perspektif kita harus dibangun terlebih dahulu, baru kemudian diikuti tindakan-tindakan konkret. Misalnya penyediaan sarana dan kebutuhan khusus yang benar-benar menjawab kebutuhan teman-teman disabilitas,” kata Musdawati.
Musdawati menegaskan, upaya tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga pendidikan. Dengan demikian, penanganan bencana di Aceh akan mengarah kepada lebih berkeadilan dan inklusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....