Tol Sibanceh Bikin Perjalanan Arus Mudik Lebih Efisien

  • 31 Mar 2026 04:58 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur nasional Banda Aceh–Sigli selama arus balik Lebaran 2026.

Regional Head Sumatera Bagian Utara PT Hutama Karya (Persero) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Sibanceh, Taufiq Hidayat, mengatakan kondisi tersebut terlihat dari kelancaran arus kendaraan di jalur non tol.

Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Kamis 26 Maret 2026, Taufiq menjelaskan adanya peningkatan signifikan volume kendaraan di jalan tol menjadi indikasi terjadinya peralihan pengguna dari jalur arteri ke jalan tol. “Hal ini menunjukkan tol cukup mampu mengurai kepadatan, terutama saat arus Lebaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengoperasian fungsional Gerbang Tol Padang Tiji turut memberikan dampak positif terhadap distribusi kendaraan, khususnya bagi pengguna dari arah Sigli menuju Banda Aceh.

Menurutnya, penggunaan jalan tol membuat perjalanan menjadi lebih efisien dibandingkan jalur nasional yang cenderung lebih panjang dan berpotensi mengalami kepadatan.

Meski demikian, Taufiq menyebutkan ruas tol tersebut masih dalam tahap penyempurnaan sehingga belum sepenuhnya dioperasikan secara penuh. “Beberapa seksi masih difungsionalkan karena proses penyempurnaan dan administrasi masih berlangsung,” katanya.

Secara keseluruhan, ia menilai keberadaan Tol Sibanceh telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas, terutama pada periode mudik dan arus balik Lebaran.

Taufiq mengungkapkan total kendaraan yang melintas mencapai sekitar 150 ribu kendaraan. Angka tersebut meningkat hingga 211 persen atau lebih dari tiga kali lipat dibandingkan kondisi normal. “Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025, terjadi peningkatan sekitar 48 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan lonjakan ini menunjukkan adanya pergeseran penggunaan jalur dari jalan nasional ke jalan tol, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur tersebut.

Puncak arus lalu lintas tercatat pada H+2 hingga H+3 Lebaran, yakni 23–24 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 18 ribu per hari. Angka ini jauh di atas kondisi normal yang berkisar antara 3.000 hingga 4.000 kendaraan per hari.

Tol Sibanceh sendiri memiliki panjang sekitar 75 kilometer, membentang dari Padang Tiji hingga Baitussalam, dan menjadi salah satu jalur utama yang mendukung mobilitas masyarakat di Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....