Literasi Digital Cegah Paparan Judi

  • 03 Feb 2026 19:17 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Perkembangan teknologi membuat gawai menjadi bagian hidup sehari-hari generasi muda di berbagai daerah. Kondisi tersebut memudahkan akses informasi sekaligus membuka peluang paparan konten negatif seperti perjudian daring.

Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi Abdul Aziz Mobang menekankan pentingnya literasi digital sebagai langkah pencegahan utama. "Anak muda perlu bijak menggunakan gawai serta selektif memilih konten yang dikonsumsi," ujarnya dalam wawancara bersama Pro 2 RRI Atambua.

Ia mengatakan banyak promosi judi muncul melalui tautan acak pesan singkat serta iklan media sosial. Tanpa kehati-hatian, pengguna dapat terjebak mengklik tautan berbahaya yang mengarahkan pada situs perjudian ilegal.

Aziz menyarankan pemuda memanfaatkan fitur penyaring konten serta memblokir akun yang mempromosikan perjudian. "Jangan sembarang klik tautan tidak jelas karena itu pintu awal paparan judi online," katanya.

Menurutnya, kebiasaan kecil tersebut mampu menurunkan risiko kecanduan sejak tahap awal penggunaan internet. Pengawasan diri dianggap penting karena teknologi bersifat netral tergantung bagaimana manusia memanfaatkannya setiap hari.

Ia juga menilai edukasi digital perlu dimasukkan dalam kegiatan sekolah dan organisasi kepemudaan. "Teknologi seharusnya membantu belajar dan berkarya bukan menjerumuskan kita pada kebiasaan merugikan," ujarnya menegaskan.

Aziz berharap generasi muda menjadi pengguna cerdas yang memanfaatkan internet untuk inovasi serta pengembangan diri. Dengan literasi kuat, ia optimistis paparan judi online dapat ditekan melalui kesadaran kolektif masyarakat.

Rekomendasi Berita